Hangatnya Kebersamaan Satgas TMMD dan Anak-Anak Desa, Dari Ngaji - Berlatih Voli
- 13 Mei 2026 10:51 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN – Suasana sore di halaman SD Plumbungan IV, Sragen, tampak lebih hidup dari biasanya. Di tengah sisa sinar matahari yang mulai meredup, keriuhan suara anak-anak yang baru saja menyelesaikan ibadah mengaji mengisi udara. Namun, ada pemandangan menarik di sela-sela aktivitas rutin tersebut: kehadiran sosok berseragam loreng yang menyatu dalam tawa dan gerak fisik bersama mereka.
Adalah Mukti, salah satu anggota Satgas TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) Kodim Sragen, yang sore itu tampak akrab menyapa anak-anak. Saat sedang berkeliling, langkahnya terhenti ketika melihat Vivi, seorang siswi setempat, yang tengah menenteng bola voli dengan wajah ragu. "Mau ke mana, Mbak?" tanya Mukti ramah.
Dengan nada malu-malu, Vivi bercerita bahwa ia ingin berlatih *passing* bola voli. Namun, sore itu ia merasa kesepian karena kawannya, Rara, sedang berhalangan hadir lantaran harus menemani ibunya mengantar undangan hajatan.
Melihat keinginan kuat sang bocah untuk berolahraga, Mukti tidak tinggal diam. Ia segera menawarkan diri untuk menjadi lawan tanding sekaligus pelatih dadakan.
“Ayo, Om latih di sini. Kalau sebatas passing, Om dengan senang hati membantu,” ajak Mukti yang langsung disambut binar antusias di mata Vivi.
Di lapangan sekolah yang sederhana itu, Mukti dengan sabar memberikan arahan dasar teknik passing. Baginya, anak-anak di desa ini memiliki energi yang luar biasa. Meski jadwal mereka cukup padat mulai dari sekolah hingga mengaji semangat untuk bergerak tetap menyala.
“Anak-anak di sini punya potensi menjadi atlet. Semangat olahraganya luar biasa. Selain rajin mengaji, mereka tetap aktif bermain dan berolahraga. Bahkan anak-anak putri pun sangat bersemangat latihan voli,” kata Mukti bangga.
Kedekatan emosional ini tak luput dari perhatian Serma Sugeng yang kebetulan melintas di lokasi. Ia mengaku terharu melihat bagaimana program TMMD mampu melampaui batas-batas pembangunan infrastruktur fisik. Bagi Sugeng, kehadiran TNI di tengah desa bukan sekadar membangun jalan atau jembatan, melainkan juga membangun harapan dan karakter generasi muda.
“Kehadiran TNI benar-benar dirasakan masyarakat. Tidak hanya orang tua, anak-anak pun merasa dekat dan nyaman dengan keberadaan Satgas TMMD,” ucap Serma Sugeng, Rabu 13 Mei 2026.
Melalui interaksi kecil di lapangan voli tersebut, Satgas TMMD berharap dapat menyisipkan nilai-nilai disiplin, sportivitas, dan semangat pantang menyerah. Di tangan-tangan kecil anak-anak desa inilah, masa depan yang lebih cerah sedang mulai dipahat, satu passing demi satu passing. MI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....