Sinergi tanpa Batas di Desa Puro, Jalan Belum Kelar, Lampu Sudah Berpijar

  • 13 Mei 2026 10:45 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN – Deru mesin molen dan canda tawa antara prajurit TNI dengan warga menjadi musik harian di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang. Di bawah terik matahari Kabupaten Sragen, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen tengah memoles wajah desa melalui pengecoran jalan sepanjang 1.100 meter.

Namun, ada pemandangan menarik yang mencuri perhatian di sepanjang jalur yang sedang dibangun tersebut. Meski hamparan beton jalan belum sepenuhnya menyambung 100 persen, deretan tiang lampu penerangan jalan umum (PJU) sudah berdiri dengan kokoh. Ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol "jemput bola" atas rasa syukur warga setempat.

Pemandangan tiang-tiang besi yang berjejer rapi ini lahir murni dari inisiatif warga Desa Puro dan para petani. Mereka tak ingin hanya berpangku tangan menunggu bantuan pemerintah untuk urusan penerangan.

"Ini murni inisiatif warga dan petani. Kami menggunakan dana kas desa dan iuran sukarela para petani untuk membeli tiang-tiang ini," ujar Sutar, seorang Darmoterto atau juru pengatur air irigasi setempat.

Bagi Sutar dan kawan-kawan, kehadiran jalan halus hasil karya Satgas TMMD adalah anugerah. Mereka sadar, akses yang mulus nantinya akan mengundang keramaian. Tanpa cahaya yang cukup, jalan baru justru dikhawatirkan bisa memicu kerawanan atau kecelakaan di malam hari.

Bagi para petani di Desa Puro, lampu jalan memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar pengusir gelap. Sebagai juru pengairan, Sutar seringkali harus berjibaku dengan dinginnya malam untuk memantau aliran irigasi ke sawah-sawah warga.

Keberadaan penerangan jalan itu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan bagi pengendara yang melintas. Menjadi tempat "nongkrong" yang nyaman bagi petani saat memantau air di malam hari, serta memperlancar mobilitas hasil tani kapan saja, tanpa terbatas waktu siang hari.

"Jalan bagus harus diiringi dengan penerangan. Ke sawah juga jadi enak kalau malam, bisa sambil santai memantau air irigasi. Kami merasa sangat terbantu dengan program TMMD ini. Sebagai bentuk terima kasih, kami tambahkan penerangan secara swadaya," ucap Sutar dengan wajah sumringah.

Semangat gotong royong ini menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar slogan. Satgas TMMD memberikan fondasi berupa jalan yang kokoh, sementara warga menyempurnakannya dengan cahaya.

Kini, warga Desa Puro tak sabar menanti selesainya proyek tersebut. Bayangan tentang jalan yang halus, kuat, dan terang benderang sudah di depan mata sebuah kolaborasi apik yang memastikan bahwa kemajuan desa tidak hanya dibangun dengan semen dan batu, tapi juga dengan kepedulian dan kebersamaan. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....