Istimewa! Satgas TMMD Jadi Irup Peringatan Hardiknas di SDN Plumbungan IV Sragen
- 02 Mei 2026 13:42 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Sragen – Pemandangan tak biasa terlihat di halaman SD Negeri Plumbungan IV, Kabupaten Sragen, saat memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Sabtu, 2 Mei 2026. Sosok berseragam loreng, Letda Arh Jelang Abrianto, hadir di tengah-tengah siswa dan guru untuk bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup).
Letda Arh Jelang Abrianto merupakan Komandan Peleton (Danton) Satgas TMMD Reguler ke-128 yang saat ini tengah melaksanakan program fisik di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang. Kehadirannya di sekolah tersebut memberikan warna baru sekaligus semangat nasionalisme bagi seluruh peserta upacara.
Dalam kesempatan tersebut, Letda Arh Jelang membacakan amanat tertulis Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed. Ia menekankan bahwa Hardiknas adalah momentum krusial untuk merefleksikan kembali spirit pendidikan nasional.
"Pendidikan pada hakikatnya adalah proses memanusiakan manusia yang dilakukan dengan tulus dan penuh kasih sayang. Ini adalah upaya menemukan fitrah serta potensi manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia," ujar Letda Jelang saat membacakan amanat tersebut.

Sesuai dengan tema Hardiknas 2026, "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua," ada empat poin utama yang ditekankan:
1. Partisipasi Semesta: Pendidikan adalah tanggung jawab kolektif antara pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat.
2. Pendidikan Bermutu: Komitmen pemerataan kualitas pembelajaran dari PAUD hingga pendidikan tinggi.
3. Aksi Nyata: Menjadikan peringatan Hardiknas sebagai langkah konkret, bukan sekadar seremoni.
4. Digitalisasi & Etika: Pentingnya kedaulatan digital dan etika penggunaan Artificial Intelligence (AI) di lingkungan sekolah.
Kehadiran personel TNI di atas mimbar upacara rupanya membawa dampak positif bagi kedisiplinan siswa. Kepala SDN Plumbungan IV, Intan Palupi, S.Pd, SD, mengaku sangat terkesan dan berterima kasih atas kesediaan Satgas TMMD untuk terlibat langsung dalam kegiatan sekolah.
"Luar biasa, saya sangat senang Pak Tentara bisa menjadi Irup di sekolah kami. Ini adalah kali pertama bagi kami," ucap Intan dengan raut wajah bangga.
Ia menambahkan bahwa atmosfer upacara kali ini terasa sangat berbeda dibandingkan biasanya. Jika biasanya anak-anak cenderung kurang fokus atau gelisah mencari tempat teduh, kali ini seluruh siswa tampak berdiri tegak dan mengikuti prosesi dengan sangat khidmat.
"Biasanya kalau Irupnya guru sendiri, ada saja anak yang bicara atau bergerak-gerak. Tapi hari ini, anak-anak diam dan memperhatikan dengan seksama. Terima kasih Pak Tentara, kehadiran Bapak memberikan teladan kedisiplinan bagi anak didik kami," katanya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan dunia pendidikan, di mana program TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga turut membangun karakter generasi muda melalui pendekatan emosional dan edukasi. MI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....