Bahu-Membahu Alirkan Kehidupan, Potret Gotong Royong Satgas dan Warga Bangun Sumur

  • 02 Mei 2026 13:09 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sragen – Terik matahari di Dukuh Gadung Sari tak menyurutkan semangat puluhan pria yang tengah berkumpul di sebuah sudut Desa Pelemgadung. Bukan sedang menggelar hajatan, melainkan sedang berjibaku dengan besi-besi berat. Inilah wajah asli kemanunggalan TNI dan rakyat dalam program TMMD Reguler ke-128 Kodim Sragen.

Fokus utama mereka hari ini adalah mendirikan tiang penampung air (tandon) untuk sumur bor. Sebuah infrastruktur sederhana namun bermakna besar bagi warga RT 17 yang selama ini mendambakan akses air bersih yang lebih stabil.

Pemandangan menarik terlihat saat tiang besi raksasa mulai diangkat secara manual. Tanpa komando yang kaku, anggota Satgas TMMD dan warga langsung mengambil posisi, saling sikut dengan akrab demi memastikan tiang berdiri tegak.

Tugiman (51), salah satu warga setempat, tak bisa menyembunyikan rasa kagumnya. Sambil menyeka keringat, ia berseloroh tentang kekuatan para prajurit yang membantunya.

"Tentara itu ternyata kuat-kuat sekali. Waktu mengangkat besi tadi, saya sampai heran, tenaganya seperti tidak ada habisnya," ujar Tugiman dengan wajah sumringah, Sabtu 02 Mei 2026.

Bagi para prajurit, kekuatan itu bukan sekadar otot, melainkan buah dari kebersamaan. Sertu Sunardi, anggota Satgas TMMD, menggambarkan kerja sama mereka dengan perumpamaan yang unik namun menyentuh.

Kebersamaan ini menjadi kunci utama setiap pekerjaan fisik yang berat. Sertu Sunardi menyebut pergerakan mereka seperti barisan burung kuntul yang rapi dan saling mendukung. "Terasa ringan karena dilakukan bersama-sama," ucapnya.

Pembangunan sumur bor ini diproyeksikan akan mengaliri kebutuhan air bersih bagi sedikitnya 16 Kepala Keluarga (KK) di Dukuh Gadung Sari. Namun, di balik manfaat teknisnya, ada nilai yang lebih dalam yang sedang ditanam.

Program TMMD ini membuktikan bahwa TNI hadir sebagai solusi bagi kesulitan masyarakat di pelosok. Gotong royong tetap menjadi identitas bangsa yang tak luntur oleh zaman. Bahwasannya kesejahteraan warga dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih.

Melalui tetesan keringat yang jatuh di Desa Pelemgadung, TNI dan rakyat tidak hanya sedang membangun tandon air, tetapi sedang memperkokoh fondasi persaudaraan yang tak lekang oleh waktu. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....