Hari Air Sedunia: Sejarah dan Tokoh di Baliknya

  • 19 Mar 2026 12:59 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Hari Air Sedunia diperingati setiap 22 Maret sebagai momentum global untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya air bersih dan pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan. Peringatan ini ditetapkan oleh United Nations dan pertama kali diperingati pada tahun 1993. Penetapan tersebut merupakan bagian dari upaya dunia menghadapi krisis air yang masih dialami banyak negara.

Menurut dokumen United Nations , gagasan tentang pentingnya kerja sama global dalam pengelolaan air sebenarnya telah muncul sejak Konferensi Air Dunia yang diselenggarakan oleh PBB pada tahun 1977 di Mar del Plata, Argentina. Konferensi yang dikenal sebagai United Nations Water Conference 1977 itu menjadi forum internasional pertama yang secara khusus membahas masalah air dan menghasilkan Mar del Plata Action Plan, yaitu rencana aksi global untuk pengelolaan air bersih.

Perhatian dunia terhadap isu air kembali menguat dalam konferensi lingkungan terbesar yang pernah digelar, yakni United Nations Conference on Environment and Development di Rio de Janeiro, Brasil. Dalam konferensi tersebut negara-negara anggota PBB sepakat bahwa dunia memerlukan satu hari internasional untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya air bagi kehidupan manusia dan pembangunan berkelanjutan.

Menindaklanjuti kesepakatan tersebut, Majelis Umum PBB kemudian menetapkan 22 Maret sebagai Hari Air Sedunia, yang mulai diperingati secara global pada tahun 1993. Sejak saat itu berbagai negara, organisasi internasional, serta komunitas masyarakat setiap tahun menggelar kampanye dan kegiatan edukasi tentang konservasi air.

Pada saat Hari Air Sedunia pertama kali diperingati, posisi Sekretaris Jenderal PBB dijabat oleh Boutros Boutros-Ghali. Diplomat asal Mesir tersebut dikenal sebagai tokoh yang mendorong penguatan kerja sama internasional dalam berbagai isu global, termasuk pembangunan berkelanjutan dan pengelolaan sumber daya alam.

Selain peran tokoh di tingkat kepemimpinan PBB, koordinasi berbagai kegiatan global terkait air juga dilakukan oleh UN-Water, yaitu mekanisme kerja sama antar-lembaga PBB yang menangani isu air dan sanitasi. Organisasi ini bertugas mengoordinasikan kampanye tahunan Hari Air Sedunia sekaligus mengangkat tema berbeda setiap tahunnya.

Peringatan Hari Air Sedunia juga berkaitan erat dengan agenda pembangunan global yang dikenal sebagai Sustainable Development Goals, khususnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 6, yaitu memastikan ketersediaan air bersih dan sanitasi bagi semua masyarakat dunia.

Melalui peringatan ini, masyarakat internasional diingatkan bahwa air merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga bersama. Dengan kerja sama global, pengelolaan air yang berkelanjutan diharapkan dapat menjamin ketersediaan air bersih bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang. (Wiwik)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....