Pemkot Surakarta Moratorium Jumlah SPPG karena Data Tidak Sinkron
- 03 Mar 2026 02:43 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Melihat adanya data yang tidak sinkron antara target penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan jumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta memberikan surat kepada Badang Gizi Nasional (BGN) untuk moratorium jumlah SPPG.
Hal itu dikatakan langsung Wali Kota Surakarta, Respati Ardi saat ditemui di Rumah Dinas Loji Gandrung pada Sabtu, 28 Februari 2026. Respati meminta BGN untuk kembali menghitung ulang jumlah kehadiran dapur SPPG di Kota Bengawan.
"Ini ada sedikit tidak sinkron antara terget penerima dengan jumlah SPPG. Kami sudah bersurat ke BGN untuk moratorium jumlah SPPG di Kota Surakarta, harap dihitung ulang untuk disesuaikan dengan penerima manfaat yang kita berikan melalui Pemerintah Kota," kata Respati Ardi.
Menurut Respati Ardi, jumlah ideal dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Surakarta hanya sebanyak 81 dan tidak lebih, agar mudah dalam pengawasan dari Satuan Tugas (Satgas) MBG Pemerintah Kota.
Ditambahkan Wali Kota Surakarta, diharapkan Pemerintah Kota bisa dilibatkan Badan Gizi Nasional dalam penentuan jumlah dapur SPPG. Agar program MBG bisa dijaga dengan baik tanpa adanya kendala yang terjadi.
"Saya harapkan titik-titik yang sudah diverifikasi bisa dibuka dulu, sehingga pengawasan kami di Satgas MBG juga bisa mengawasi dengan baik. Satu dapur SPPG biasanya sasaran penerima sebanyak 2500-3000 orang. Satgas MBG kami bisa berjalan dengan baik ketika kami dilibatkan dalam penentuan jumlah SPPG dan penerima manfaatnya," katanya menambahkan.
Selain memberikan moratorium terhadap jumlah SPPG, Respati juga menyoroti belum sempurnanya program Makan Bergizi Gratis bagi 3B, yakni ibu hamil, menyusui dan balita.
Ke depan diharapkan adanya koordinasi kembali antara Badan Gizi Nasional dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) untuk terlaksananya pemberikan program MBG kepada 3B di Surakarta.
Diketahui jumlah dapur SPPG di Kota Solo pada 2026 berjumlah 99 dengan rincian 54 yang sudah berjalan, 10 masih dalam persiapan running dan 35 sisanya masih proses verifikasi Badan Gizi Nasional (BGN). (JK)