Penyuluhan Narkoba dan KMB Menjadi Sasaran Non Fisik TMMD Sengkuyung di Surakarta

  • 24 Feb 2026 20:37 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Sasaran Non Fisik dalam program TMMD Sengkuyung tahap I Kodim 0735/Surakarta digelar penyuluhan bahaya Narkoba dan penyuluhan Koperasi Merah Putih. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai RW 05 Kelurahan Joyotakan Kecamatan Serengan Kota Surakarta, Senin malam 02 Februari 2026(23/02/2026).

Narasumber yang menyampaikan penyuluham Farida dari Badan Narkotika Nasional ( BNN ) Kota Surakarta dan Penyuluhan Koperasi Merah Putih oleh Lurah Joyotakan Bambang Kristiyanto, S.T

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak kesehatan, masa depan generasi muda, serta stabilitas sosial di lingkungan..

" Saya menekankan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam pencegahan dini, termasuk mengenali ciri-ciri pengguna dan langkah pelaporan yang tepat, " kata Farida dari BNN Kota Surakarta

Materi yang diberikan mencakup jenis-jenis narkoba yang beredar, dampak hukum bagi pelaku penyalahgunaan,Juga upaya rehabilitasi bagi korban ketergantungan.

Peserta tampak antusias mengikuti penyuluhan dan aktif dalam sesi tanya jawab. Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat semakin waspada dan berkomitmen untuk menjaga lingkungan yang bersih dari narkoba.

Sememtara Lurah Joyotakan Bambang Kristiyanto, S.T memberikan penyuluhan mengenai penguatan Koperasi Merah Putih sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa koperasi merupakan wadah ekonomi kerakyatan yang berlandaskan asas gotong royong dan kekeluargaan.

'Melalui koperasi, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan bersama serta memperkuat perekonomian di tingkat kelurahan, " kata Bambang Kristiyanto.

Lurah Joyotakan juga mengajak seluruh warga untuk berpartisipasi aktif menjadi anggota koperasi dan memanfaatkan layanan yang tersedia secara produktif.

Dengan sinergi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat, keberadaan Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Selain itu mampu mendukung keberhasilan program pemberdayaan masyarakat di wilayah Joyotakan.

(Rillis/Wida)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....