Ketersediaan Kebutuhan Pokok jelang Ramadhan di Solo
- 15 Feb 2026 07:18 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Jelang Ramadan 2026, ketersediaan bahan pokok di Surakarta menjadi perhatian utama. Didiskusikan pada Bincang Pagi RRI Surakarta bersama Handoko, S.E., M.A.P. dari Dinas Perdagangan Surakarta dan Nanang Harianto Pimpinan Cabang Perum Bulog Surakarta pada Jumat, 13 Februari 2026.
Harga beberapa komoditas mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk dan permintaan tinggi. Cabe rawit merah naik dari Rp57.000 menjadi Rp85.000 per kilogram dalam dua minggu terakhir, sementara daging ayam ras mencapai Rp41.000 dari harga acuan Rp40.000.
Perum Bulog menjamin stok beras melimpah dengan 60.000 ton di gudang-gudang Soloraya, diperkirakan cukup hingga akhir 2026. "Stok minyak goreng, gula, dan tepung juga mencukupi berkat kebijakan Kementerian Perdagangan yang mewajibkan 35% produksi disalurkan ke BUMN, " kata Nanang.
Dinas Perdagangan Surakarta melakukan koordinasi intensif dengan pusat, daerah, dan distributor sejak sebulan lalu. Rapat rutin TPID setiap Senin serta pertemuan dengan distributor memastikan ketersediaan aman. Kunjungan DPR RI Komisi IV juga mengonfirmasi stabilitas harga beras dan minyak di Rp15.700 per liter.
Satgas Pangan dan Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, Mutu Pangan berperan aktif memantau pasar tradisional hingga ritel modern. "Tidak ditemukan penimbunan cabe karena sifatnya mudah rusak, konsumen juga diimbau laporkan pelanggaran ke dinas terkait apabila terdapat harga yang tidak masuk akal, " ucap Handoko.
Gerakan Pangan Murah dan operasi pasar efektif menekan harga, terutama di pinggiran kota yang ramai dikunjungi warga menengah ke bawah. Program menanam cabai di polibag oleh Dinas Pertanian juga dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada pasar.
Masyarakat diminta hindari panic buying agar tidak ada pemborosan, serta lengkapi NIB untuk pengecer melalui MPP. Koperasi Desa Merah Putih didorong jadi mitra Bulog untuk distribusi merata. Secara keseluruhan, situasi terkendali berkat kolaborasi semua pihak menjelang Idul Fitri 2026.
( Indah/MagangUNS )
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....