Terjadi Peningkatan Volume Kendaraan, Dishub Solo Pastikan Pemudik Mulai Datang

  • 19 Mar 2026 02:31 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Memasuki H-2 lebaran atau Hari Raya Idulfitri, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo sudah melihat adanya peningkatan volume kendaraan yang terjadi melalui CCTV Room.

Pantauan peningkatan kendaraan keluar masuk Kota Solo sudah terpantau sejak H-4 lebaran dari enam titik pintu yakni Makutho, Klodran, Kleco, Jongke, Dawung, Ring Road dan Jurug terpantau 292.452 kendaraan keluar dan 304.012 kendaraan masuk dengan total 596,464. Jumlah ini lebih tinggi jika dibandingkan dua tahun sebelumnya.

Ditemui di CCTV Room, Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo, Taufiq Muhammad menjelaskan peningkatan masih akan terjadi karena puncak arus mudik diperkirakan baru dimulai pada H-2 lebaran bersamaan dengan dimulainya cuti bersama untuk pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Jadi diperkirakan puncaknya pada H-2, bisa ada penambahan hingga diangka 600 ribuan kendaraan yang masuk di Kota Solo. Karena libur nasional sudah dimulai. Tapi secara umum layanan lalu lintas di Kota Solo ini dari H-7 sampai H-2 semuanya berjalan lancar, masih dalam kondisi yang terkendali, baik layanan publik transport maupun kendaraan pribadi," kata Taufiq Muhammad.

Taufiq juga memastikan saat ini kendaraan angkutan barang sumbu tiga atau lebih sudah tidak diperbolehkan melintas, kecuali mobil pengangkut bahan pokok yang tetap dipantau untuk titik-titik bongkar muat.

Dirinya menegaskan petugas CCTV Room yang selalu siaga melakukan pemantauan sudah siap mengintervensi lalu lintas jika memang terjadi antrean kendaraan pada satu ruas jalan. Salah satunya mengubah waktu traffic light. Selama H-7 hingga H-2 sendiri, Dishub Solo mencatat sudah ada sebanyak 2.823.821 kendaraan keluar ataupun masuk Kota Bengawan.

Dengan jumlah ini, Kepala Dishub Solo menghimbau para pemudik yang menuju Kota Bengawan bisa menjaga kesehatan dalam perjalanan dan jika mengalami kondisi kurang enak badan, tidak memasksakan untuk terus jalan.

"Untuk para pemudik menuju Kota Solo atau melintas Kota Solo, kami mengharapkan menjaga kesehatan dulu, jangan dipaksakan kalau situasi badan tidak fit. Jangan dipaksakan mengendarai kendaraan. Kemudian juga selalu melakukan pengecekan kendaraan sebelum berangkat. Kalau lelah istirahat di rest area, serta selalu patuhi rambu lalu lintas," katanya menambahkan.

Penekanan terhadap keselamatan berlalu lintas dengan terus mematahui aturan rambu-rambu ini dikarenakan dalam data tingkat kecelakaan, selalu didominasi 80 persen pengendara yang tidak mematuhi adanya rambu-rambu lalu lintas. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....