Sambut Mudik Lebaran, Terminal Tirtonadi Siagakan Layanan 24 Jam-Posko Terpadu
- 02 Mar 2026 16:13 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Menjelang tradisi mudik Lebaran 1447 H/ 2026 M Terminal Tirtonadi Solo menyatakan kesiapan penuh dalam melayani para pemudik. Berbagai langkah strategis mulai dari penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM), sarana prasarana, hingga koordinasi lintas sektoral telah dimatangkan demi menjamin kenyamanan dan keselamatan penumpang.
Kepala Divisi Pengawasan Dalam (Kadiv Wasdal) Terminal Tirtonadi, Sunardi, mengungkapkan bahwa sebagai pengelola, pihaknya berkomitmen memberikan layanan optimal untuk mempermudah masyarakat yang masuk ke Kota Solo melalui jalur darat.
"Untuk kesiapan arus mudik 2026, kami pengelola Terminal Tirtonadi tentunya sudah menyiapkan segala sesuatunya. Fokus utama kami adalah memberikan layanan optimal, baik dari sisi kenyamanan maupun keselamatan di lingkungan terminal," ujar Sunardi saat ditemui di Terminal Tirtonadi Senin 3 Maret.
Sunardi menjelaskan bahwa saat ini seluruh personil dan fasilitas terminal dikerahkan untuk mendukung kelancaran lalu lintas bus. Penataan alur masuk dan keluar kendaraan menjadi perhatian khusus agar tidak terjadi penumpukan yang berarti.
Selain internal, koordinasi dengan stakeholder terkait juga diperkuat guna menyambut euforia Lebaran 2026 yang diprediksi akan sangat meriah. Pihaknya juga akan melakukan uji petik hingga pemeriksaan kesehatan awak angkutan untuk memastikan kesiapan armada maupun awak angkutan.
"Kami telah berkoordinasi dengan penyedia jasa layanan bus untuk memastikan unit yang beroperasi memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP). Hal ini tidak lepas dari pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check. Selain armada, kesehatan kru bus juga menjadi prioritas kami melalui pengecekan kesehatan berkala untuk memastikan mereka dalam kondisi fit saat melayani masyarakat," katanya menjelaskan.
Guna mendukung operasional terminal selama 24 jam penuh, Terminal Tirtonadi akan mendirikan Posko Arus Mudik dan Balik Lebaran. Posko ini dijadwalkan beroperasi mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026.
Sunardi memprediksi akan terjadi ledakan jumlah penumpang yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. "Prediksi ledakan penumpang kemungkinan lebih besar tahun ini. Kami melihat ada kecenderungan masyarakat menahan diri saat libur Natal dan Tahun Baru kemarin demi bisa pulang kampung pada Lebaran kali ini," kata dia.
Tirtonadi juga bersiap menjadi titik tujuan utama program Mudik Gratis dari berbagai instansi. Berdasarkan jadwal, program Mudik Gratis dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan memulai pemberangkatan sepeda motor milik pemudik dari Jakarta pada 15 Maret 2026.
Gelombang kedatangan pemudik gratis dimulai dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang dijadwalkan menuju langsung ke Terminal Tirtonadi 16 Maret. Dengan segala persiapan yang dilakukan, pengelola Terminal Tirtonadi berharap arus mudik dan balik tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan berkesan bagi seluruh masyarakat yang merayakan hari kemenangan di kampung halaman.
Sementara itu Polresta Surakarta telah melakukan rapat koordinasi Lintas Sektoral guna menghadapi arus mudik balik Lebaran mendatang. Seusai rakor Kapolresta Surakarta Kombespol Catur Cahyono Wibowo menyampaikan adanya potensi peningkatan pemudik menuju Solo Raya. Ini didasari pada kunjungan masyarakat pada libur Natal dan Tahun Baru kemarin.
"Untuk potensi (kepadatan lalulintas) yang pasti Jawa Tengah ini merupakan tujuan mudik maupun tempat wisata. Kita ketahui sendiri kemarin Natal. Bahkan tidak hanya Natal, kemarin liburan panjang yang terakhir pun kita ketahui semuanya bahwa Kota Surakarta ini sudah mengalami kepadatan untuk semua jalur," kata Kombes Catur.
Kapolresta memastikan kehadiran Polri untuk memberikan pelayanan kenyamanan pemudik yang akan memasuki Solo dan sekitarnya. Pihaknya akan menerapkan rekayasa lalulintas sesuai dengan kondisi di lapangan.
"Tetapi bagaimanapun juga dengan kepadatan itu kita tetap hadir untuk personil kepolisian. Kita pun ada beberapa rekayasa jalan, tetapi tidak mengalami stuck untuk jalur. Sehingga masyarakat pun masih dapat menggunakan dan terlayani." MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....