Jokowi Apresiasi KPK OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer

  • 22 Agt 2025 15:46 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara perihal Operasi Tangkap Tangan (OTT) Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer. Jokowi sendiri mengapresiasi kerja baik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menangkap Wamenaker yang akrab disapa Noel itu.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja baik KPK,” kata Jokowi ditemui di kediamannya Kelurahan Sumber, Solo, Jumat (22/8/2025).

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Pria yang akrab disapa Noel itu ditangkap terkait dugaan pemerasan.

OTT tersebut digelar KPK di Jakarta pada Rabu (20/8) malam. Noel ditangkap terkait pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Jokowi lantas meminta semua pihak untuk menghormati proses hukum yang ada.

“Kita semua harus menghormati proses hukum yang ada,” ucapnya mantan Wali Kota Solo itu.

Disinggung mengenai namanya yang ikut terseret, Jokowi menanggapi santai. Ia hanya membenarkan bahwa Immanuel Ebenezer merupakan relawan Jokowi mania.

“(Nama Pak Jokowi disangkutkan karena Noel dulu relawan Jokowi Mania?) Benar, ya ikuti proses hukum yang ada,” ucap singkat mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Dilansir rri.co.id peristiwa OTT Wamenakertrans Emmanuel Ebenezer (Noel) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sangat mengagetkan.

Kabarnya pun menjadi fokus dan konsumsi media massa sejak Kamis (21/8/2025). Beragam perkembangan terbarunya pun terus menjadi perhatian pemberitaan berbagai media massa.

Tidak hanya itu, konten video OTT Noel memenuhi beranda akun media sosial. Noel ditangkap KPK atas dugaan pemerasan terhadap sejumlah perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Sehingga KPK melancarkan operasi dan berhasil melakukan tangkap tangan.

Dan yang lebih membuat geleng-geleng kepala adalah banyaknya mobil mewah Toyota Lexus, BMW, Ferrari hingga beberapa motor gede (moge) bermerek Ducati seharga miliaran rupiah dan jumlahnya belasan unit. Hal ini sebagaimana video yang beredar ke media sosial, dimana KPK resmi memamerkan Moge dan mobil sitaan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers kepada awak media di Jakarta mengaku prihatin dengan adanya salah satu jajaran Kabinet Merah Putih yang terjerat OTT KPK.

"Tentu sebagaimana yang berulangkali diingatkan oleh bapak Presiden yaitu kita perlu berhati-hati. Semangat kita adalah semangat untuk tidak menyalahgunakan amanah yang diberikan. Oleh karena itulah kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam", ucapnya.

Presiden Prabowo Subianto juga sudah mendapatkan laporan tentang kejadian yang dialami Emmanuel Ebenezer (Noel). Presiden kata Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa hal tersebut adalah ranah hukum, dan Presiden Prabowo menghormati proses di KPK serta mempersilahkan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....