Tim Hibah Jarpak Pendidikan Akuntansi UNS Perkuat Promosi UMKM
- 25 Mei 2026 14:17 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID Surakarta– Tim Hibah Jarpak Program Studi Pendidikan Akuntansi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan fokus utama pada pelatihan pemasaran digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) batik di Kelurahan Kenep, Kabupaten Sukoharjo.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Hibah Jarpak dengan judul Integrasi Pencatatan Keuangan Digital, Inovasi Produk, dan Strategi Pemasaran UMKM yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi dan perluasan pasar. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 4 (Pendidikan Berkualitas) dan poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).
Pelatihan pemasaran digital menjadi fokus utama dalam kegiatan ini mengingat masih rendahnya pemanfaatan media sosial oleh pelaku UMKM batik di Kelurahan Kenep. Meskipun sebagian besar UMKM telah memiliki identitas merek, strategi promosi yang dilakukan masih terbatas dan belum mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi di Balai Kelurahan Kenep yang menghadirkan narasumber berpengalaman di bidang pemasaran digital. Dalam sesi ini, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya branding yang konsisten, cara membangun citra produk, serta strategi efektif dalam memanfaatkan media sosial sebagai alat pemasaran. Narasumber juga menyampaikan tren pemasaran digital terkini serta teknik menarik perhatian konsumen di platform online. Tidak hanya bersifat teoritis, kegiatan ini dilanjutkan dengan pelatihan praktik secara langsung. Peserta diajak untuk membuat konten promosi yang menarik melalui teknik pengambilan foto dan video produk, pengeditan sederhana, hingga penyusunan caption yang persuasif dan komunikatif. Selain itu, pelaku UMKM juga dibimbing dalam mengoptimalkan penggunaan platform digital seperti WhatsApp Business, Instagram, dan TikTok untuk meningkatkan visibilitas produk mereka.

Masyarakat tampak antusias dan menunjukkan ketertarikan untuk mempelajari lebih lanjut guna memperluas jangkauan pemasaran digital mereka. Hal ini terlihat dari sejumlah pelaku UMKM yang mencatat materi yang disampaikan, bahkan menyampaikan keinginan untuk mendapatkan pendampingan langsung, mulai dari strategi pemotretan produk hingga penyusunan tampilan.
Melalui pendampingan intensif, peserta dilatih untuk memahami pola pemasaran digital secara berkelanjutan, mulai dari perencanaan konten, penjadwalan unggahan, hingga membangun interaksi dengan pelanggan. Pendekatan ini diharapkan mampu membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan daya saing produk batik lokal. Salah satu anggota tim menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang agar pelaku UMKM tidak hanya memahami konsep pemasaran digital, tetapi juga mampu menerapkannya secara mandiri. “Kami ingin pelaku UMKM benar-benar bisa menjalankan promosi digital sendiri, sehingga usaha mereka bisa berkembang lebih luas dan tidak hanya bergantung pada pasar lokal,” ungkap Redita Anggraeni selaku ketua Tim pada Selasa, (21/04/2026).
Dengan adanya pelatihan pemasaran digital ini, diharapkan pelaku UMKM di Kelurahan Kenep mampu meningkatkan jangkauan promosi, memperluas pasar, serta memperkuat posisi produk batik lokal di tengah persaingan industri kreatif yang semakin kompetitif.
Penulis : Divisi Humas Tim Hibah Jarpak Pendidikan Akuntansi UNS Kelurahan Kenep
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....