KKN UNISRI 102 Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Cair

  • 26 Agt 2025 16:38 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Karanganyar: Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi Surakarta (UNISRI) 102 melakukan sosialisasi pembuatan pupuk organik cair (POC) di desa Gedongan, Colomadu. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata terhadap pertanian berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini dipimpin Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Bambang Ali.

Selain memberikan bimbingan, Bambang juga memberikan arahan akademis dan etis kepada para mahasiswa. Turut terlibat dalam kegiatan tersebut Tri Rochmadi Kepala Badan permusyawaratan Desa (BPD) dan Ketua SSB Desa Gedongan, Erick. Mereka memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif mahasiswa KKN Universitas Slamet Riyadi memberikan edukasi warga mengenai pemanfaatan limbah organik rumah tangga.

“Kami sangat mengapresiasi semangat para mahasiswa yang memberikan solusi aplikatif dan berdampak langsung kepada masyarakat,” kata Erick, Senin (25/8/2025). KKN UNISRI 102 merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat Universitas Slamet Riyadi Surakarta yang salah satu tujuannya adalah membangun sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menciptakan solusi lokal berkelanjutan.

Adapun Tema KKN Unisri 2025: Sinergi UNISRI, Pemerintah, dan Masyarakat: Penguatan Potensi Lokal Guna Mewujudkan Desa Mandiri dan Berkelanjutan. Sedangkan judul proker: “Papan, Pupuk, dan Pesan: Sinergi Revitalisasi Informasi dan Edukasi Lingkungan Berbasis Potensi Lokal Menuju Desa Gedongan Mandiri”.

Pemakaian Pupuk Organik Cair (Foto : UNISRI)

Menurut Tri Rochmadi kegiatan KKN tersebut sejalan dengan visi Desa Gedongan. Terlebih dalam upaya mendorong masyarakat memanfaatkan dan mengolah limbah organik.

“Kegiatan ini sejalan dengan visi Desa Gedongan dan juga mendorong praktik ramah lingkungan dan kemandirian pangan,” ujar Tri Rochmadi, menjelaskan.

Rangkaian kegiatan mahasiswa KKN yang dilaksanakan pada Jum’at (15/8/2025) meliputi:

1. Pembuatan pupuk organik cair secara kolektif bersama warga

2. Sosialisasi manfaat POC bagi tanaman dan lingkungan

3. Demonstrasi proses fermentasi dan penyimpanan

4. Penyiraman pupuk organik cair langsung ke tanaman warga sebagai bentuk uji coba lapangan

5. Diskusi interaktif mengenai penerapan POC di lahan pertanian

6. Pembagian starter kit dan panduan praktik mandiri

Selain itu ada penyiraman pupuk yang dilakukan di beberapa titik lahan milik warga. Kegiatan itu dilaksanakan dengan pendampingan mahasiswa dan tokoh masyarakat.

Penyiraman pupuk dilaksanakan pada Senin (25/8/2025) setelah fermentasi pupuk telah jadi. Para tokoh masyarakat diajak untuk mengamati langsung perubahan tekstur tanah dan respons tanaman terhadap pupuk organik cair yang baru saja dibuat.

Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Cair (Foto : UNISRI)

Sedangkan materi sosialisasi mencakup:

1. Pengertian dan manfaat pupuk organik cair

2. Bahan-bahan yang digunakan (EM4, gula merah / molase, air cucian beras, dll.)

3. Proses fermentasi dan penyimpanan

4. Cara aplikasi pada tanaman

5. Tips menjaga kualitas dan efektivitas POC

Warga desa diajak untuk ikut praktik langsung mulai dari proses pencampuran bahan hingga tahap fermentasi. Harapannya pengetahuan tersebut dapat diterapkan secara mandiri di rumah masing-masing warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....