Respons Iran Terhadap Pasukan AS di Israel

  • 14 Okt 2024 12:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Pemerintahan Iran buka suara, terkait langkah Amerika Serikat (AS) yang menerjunkan pasukannya ke Israel. Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan, keputusan AS itu hanya akan membahayakan nyawa pasukan AS.

Abbas-pun menyayangkan, AS sampai membawa rudal untuk membantu Israel. "Sekarang, AS juga membahayakan nyawa pasukannya dengan mengerahkan mereka untuk mengoperasikan sistem rudal AS di Israel," kata Abbas dalam sebuah unggahan di platform media sosial X seperti dilansir Antara, Senin (14/10/2024).

Abbas mengungkapkan, pihak Iran saat ini sedang melakukan upaya-upaya untuk mengakhiri perang di timur tengah. Oleh sebab itu, Iran kini sedang dalam lawatan regional untuk meredakan ketegangan antara Israel dan Palestina.

"Namun Iran sejatinya tidak memiliki batasan dalam hal membela rakyat dan kepentingan Iran," ucap Abbas. Komentar itu muncul saat AS mempertimbangkan mengirim sistem persenjataan Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) ke Israel.

Pasukan AS akan dikerahkan untuk mengoperasikan sistem anti rudal canggih tersebut. Rezim Israel telah membahas cara menanggapi serangan rudal besar-besaran oleh Iran awal bulan ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....