Harga Emas Dunia Fluktuatif, Ini Faktor Pendorongnya

  • 02 Mar 2026 19:25 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Harga emas dunia diprediksi terus bergerak fluktuatif dipengaruhi berbagai faktor fundamental global. Direktur Kepatuhan Pialang Berjangka Willy Filosofia membeberkan sejumlah pendorong utama pergerakan logam mulia tersebut dalam dialog Beranda Asta Cita Pro 1 Surabaya, Minggu 1 Maret 2026.

Menurut Willy, konflik geopolitik internasional menjadi salah satu faktor dominan yang mendorong kenaikan harga emas.

“Setiap kali terjadi ketegangan geopolitik, investor global cenderung mencari aset safe haven. Emas masih menjadi instrumen perlindungan nilai yang paling aman di tengah ketidakpastian ekonomi,” ujarnya.

Selain itu, kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat juga sangat memengaruhi harga emas. Keputusan Federal Reserve (The Fed), kata dia, berdampak langsung terhadap penguatan maupun pelemahan nilai emas di pasar global.

“Kenaikan suku bunga biasanya menekan harga emas, sedangkan ketika suku bunga turun, emas cenderung menguat. Jadi arah kebijakan The Fed sangat menentukan,” jelasnya.

Willy menambahkan, tren pembelian emas oleh berbagai bank sentral dunia juga ikut menopang harga. Banyak negara meningkatkan cadangan devisa melalui akumulasi emas dalam jumlah besar.

“Permintaan dari bank sentral terus meningkat. Ini menjadi sinyal kuat bahwa emas tetap dipandang sebagai aset strategis jangka panjang,” katanya.

Di tengah ancaman inflasi global, emas dinilai memiliki fungsi penting sebagai lindung nilai. Investor umumnya beralih ke emas saat nilai mata uang melemah.

“Ketika inflasi naik dan daya beli mata uang turun, emas menjadi alternatif utama untuk menjaga nilai kekayaan,” tambahnya.

Ia pun mengingatkan masyarakat agar memahami faktor makroekonomi sebelum berinvestasi di pasar emas maupun pasar berjangka.

“Investor harus aktif memantau perkembangan ekonomi global dan tidak mengambil keputusan hanya berdasarkan tren sesaat. Analisis yang matang akan membantu meminimalkan risiko,” tegas Willy.

Rekomendasi Berita