BI Targetkan Transaksi QRIS Capai 17 Miliar di 2026

  • 15 Feb 2026 08:48 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Bandung — Bank Indonesia menargetkan 17 miliar transaksi QRIS sepanjang 2026. Target tersebut disertai perluasan ke delapan negara dan 45 juta merchant. Ekonom Senior Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Willy Togi, menyebut 2026 sebagai momentum penting. Tema besar yang diusung adalah “Kemerdekaan”.

Menurutnya, tema itu diterjemahkan dalam angka kinerja konkret. Target disusun berdasarkan capaian sepanjang 2025.

Hingga Desember 2025, merchant QRIS tercatat 42,75 juta. Pengguna mencapai 59,53 juta dengan volume 15,51 miliar transaksi.

“Target QRIS di tahun 2026 adalah 17 miliar transaksi, 8 negara, dan 45 juta merchant. Serta 60 juta pengguna,” kata Willy di Bandung, Sabtu, 14 Februari 2026.

Ia menjelaskan, angka 17-8-45 menjadi simbol pemberdayaan dan perluasan akses digital. Pengembangan mengacu pada Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030.

Fokus 2026 diarahkan pada inovasi dan internasionalisasi. QRIS didorong menjadi pilihan utama masyarakat dalam bertransaksi.

Dari sisi akseptasi, Bank Indonesia menargetkan 45 juta merchant. Sebanyak 95 persen di antaranya merupakan usaha mikro.

Untuk mencapai 60 juta pengguna, literasi dan edukasi diperluas. Bank Indonesia juga menggandeng media membangun kepercayaan publik.

“Ini tugas besar dari peran media, bagaimana kita membangun tone positif tersebut,” ujarnya.

Pada 2026, Bank Indonesia menyiapkan program “QRIS Jelajah Kuliner Indonesia”. Merchant unggulan akan diangkat dalam konsep “QRIS Star”.

Ekspansi internasional juga diperkuat melalui kerja sama lintas batas. Saat ini kerja sama telah terjalin dengan Thailand, Jepang, Malaysia, dan Singapura.

Empat negara lain masih dalam penjajakan, yakni Korea Selatan, Tiongkok, India, dan Uni Emirat Arab. Skema yang digunakan adalah penghubungan antarnegara berbasis transaksi mata uang lokal.

“Bukan saingan, tapi menyediakan alternatif lain,” kata Willy mengenai mekanisme tersebut.

Ia optimistis target 17 miliar transaksi realistis tercapai. “Ayo bareng-bareng bangun tone positif supaya masyarakat kita percaya,” ujarnya.

Rekomendasi Berita