Wisata Kelengkeng Merangin Ramai Dikunjungi Warga Jambi

  • 18 Mei 2026 12:34 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh – Kebun buah kelengkeng milik Nur Usman di Desa Pulai Rengas, Kecamatan Bangko Barat, Kabupaten Merangin, Jambi, kini menjadi destinasi wisata baru yang ramai dikunjungi warga. Selain menikmati suasana kebun yang asri, pengunjung juga dapat memetik dan mencicipi langsung buah kelengkeng dari pohonnya.

Kebun seluas lebih dari satu hektare tersebut ditanami berbagai jenis kelengkeng unggulan seperti New Crystal dan Itoh Super. Rasa buah yang manis serta pengalaman memetik langsung di kebun menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Tidak hanya menawarkan wisata petik buah, pengelola kebun juga memberikan edukasi kepada pengunjung mengenai cara budidaya dan perawatan tanaman kelengkeng. Pengunjung dapat belajar sambil menikmati suasana santai bersama keluarga maupun teman-teman.

“Buahnya manis dan segar. Anak-anak juga senang karena bisa petik sendiri langsung dari pohonnya,” ujar Azmy Yanti Nilam Sari, salah seorang pengunjung, Senin 18 Mei 2026.

Untuk menikmati wisata petik buah ini, pengunjung dikenakan biaya Rp40 ribu per kilogram untuk buah yang dipetik langsung dari kebun.

Pemilik kebun, Nur Usman, mengatakan awalnya ia hanya mencoba menanam kelengkeng karena belum banyak petani di Merangin yang membudidayakan tanaman tersebut. Menurutnya, sebagian besar petani di daerah itu masih bergantung pada perkebunan kelapa sawit.

“Awalnya saya coba-coba saja. Ternyata hasilnya cukup menjanjikan,” katanya.

Ia menjelaskan, hasil perkebunan sawit dalam satu hektare rata-rata hanya menghasilkan sekitar Rp100 juta per tahun sebelum dipotong biaya pupuk dan perawatan. Sementara tanaman kelengkeng mampu menghasilkan hingga Rp200 juta per hektare setiap panen.

“Setelah dipotong biaya pupuk dan perawatan, hasil bersihnya masih sekitar Rp100 juta sekali panen,” jelas Nur Usman.

Menurutnya, keberhasilan budidaya kelengkeng di Merangin tidak lepas dari perawatan khusus yang diterapkan pada tanaman. Hal itu menjadi kunci utama agar pohon dapat tumbuh subur dan menghasilkan buah berkualitas.

Kini, kebun kelengkeng tersebut tidak hanya menjadi sumber penghasilan bagi pemiliknya, tetapi juga membuka peluang wisata edukasi pertanian bagi masyarakat di Kabupaten Merangin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....