Warga Keluhkan Harga ‘Selangit’ di Salah Satu Rumah Makan Pinggir Danau Kerinci

  • 27 Mar 2026 08:22 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Suasana libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang seharusnya penuh kebahagiaan justru diwarnai keluhan dari sejumlah wisatawan yang berkunjung ke Danau Kerinci. Mereka mengaku kecewa dengan harga makanan di salah satu rumah makan yang dinilai tidak wajar.

Keluhan tersebut datang dari wisatawan lokal maupun perantau yang pulang kampung dan memanfaatkan momen libur Lebaran untuk berwisata bersama keluarga. Salah satu pengunjung mengungkapkan bahwa harga makanan yang dipatok jauh di atas harga normal.

“Telur rebus satu butir dihargai Rp20 ribu, itu sangat tidak masuk akal. Bahkan dua bungkus nasi sampai Rp90 ribu,” ujar seorang wisatawan, Jumat 27 Maret 2026.

Tak hanya itu, seorang wisatawan lainnya mengaku harus merogoh kocek hingga Rp580 ribu untuk makan bersama keluarganya yang berjumlah enam orang. Ia menyebut menu yang dipesan tergolong biasa seperti makanan rumahan pada umumnya.

“Kami makan seperti biasa saja, tidak ada menu istimewa. Tapi saat bayar, totalnya sangat mengejutkan. Ini jelas memberatkan,” keluhnya.

Kondisi ini pun menuai perhatian masyarakat, terlebih momen libur Lebaran biasanya menjadi waktu puncak kunjungan wisata ke kawasan Danau Kerinci. Para wisatawan berharap adanya pengawasan dari pemerintah daerah agar kejadian serupa tidak terulang.

Sejumlah pengunjung juga menilai praktik penetapan harga yang tidak transparan dapat merusak citra pariwisata daerah. Mereka khawatir jika hal ini dibiarkan, minat wisatawan untuk kembali berkunjung akan menurun.

“Mestinya ada daftar harga yang jelas. Jangan sampai wisatawan merasa dirugikan seperti ini,” tambah pengunjung lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola rumah makan terkait keluhan tersebut. Namun masyarakat berharap instansi terkait, seperti Disperindag maupun Dinas Pariwisata Kabupaten Kerinci, dapat segera turun tangan untuk melakukan pengecekan dan penertiban.

Pengawasan harga di kawasan wisata dinilai penting guna menjaga kenyamanan pengunjung serta mempertahankan citra positif destinasi unggulan seperti Danau Kerinci, yang selama ini menjadi salah satu kebanggaan daerah Kabupaten Kerinci.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....