Shalat Dhuha Pembuka Rezeki dan Ampunan Dosa

  • 01 Jun 2026 10:07 WIB
  •  Sungaipenuh
Poin Utama
  • waktu shalat dhuha

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Shalat dhuha merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Ibadah ini dikerjakan pada waktu pagi, yaitu setelah matahari terbit hingga menjelang waktu dzuhur.

Meski tidak wajib, shalat dhuha memiliki kedudukan istimewa karena mengandung banyak keutamaan yang disebutkan dalam berbagai hadis Rasulullah SAW. Para ulama dari berbagai kajian keislaman, termasuk rujukan dari Majelis Ulama Indonesia serta sejumlah sumber seperti Kompas.com, menegaskan bahwa shalat dhuha bukan sekadar ibadah tambahan, tetapi juga sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus pembuka pintu rezeki dan ampunan.

Berikut ini lima keutamaan shalat dhuha yang penting untuk dipahami umat Islam.

1. Dijanjikan Rumah di Surga

Salah satu keutamaan terbesar shalat dhuha adalah janji Allah SWT berupa rumah di surga bagi orang yang menjaga amalan ini secara istiqamah, khususnya hingga 12 rakaat.

Dalam hadis disebutkan bahwa siapa yang menunaikan shalat dhuha dengan konsisten, Allah akan membangunkan baginya rumah di surga. Hal ini menunjukkan bahwa amalan ringan yang dilakukan secara rutin dapat bernilai sangat besar di sisi Allah SWT.

2. Penghapus Dosa Hamba

Shalat dhuha juga menjadi salah satu sebab dihapuskannya dosa-dosa seorang hamba.

Rasulullah SAW menyebutkan bahwa Allah mengampuni dosa orang yang menjaga shalat dhuha, bahkan meskipun dosanya sebanyak buih di lautan. Ini menegaskan luasnya rahmat dan ampunan Allah bagi hamba yang mau kembali kepada-Nya.

3. Bernilai Sedekah untuk Seluruh Tubuh

Setiap manusia memiliki kewajiban untuk bersyukur atas setiap persendian tubuhnya dengan bersedekah. Namun, Islam memberikan kemudahan besar.

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa dua rakaat shalat dhuha sudah cukup menggantikan sedekah untuk seluruh persendian tubuh manusia. Dengan demikian, shalat dhuha menjadi bentuk syukur yang sangat sederhana namun bernilai besar.

4. Termasuk Golongan Awwabin

Keutamaan lain dari shalat dhuha adalah dimasukkannya pelakunya ke dalam golongan awwabin, yaitu hamba yang senantiasa kembali kepada Allah SWT.

Orang yang istiqamah melaksanakan shalat dhuha menunjukkan bahwa dirinya memiliki kesadaran spiritual yang kuat dan selalu berusaha mendekatkan diri kepada Allah di setiap keadaan.

5. Derajat Ditinggikan Sesuai Jumlah Rakaat

Shalat dhuha memiliki keutamaan yang berbeda sesuai jumlah rakaat yang dikerjakan:

  • 2 rakaat: tidak dicatat sebagai orang lalai
  • 4 rakaat: dicatat sebagai orang baik
  • 6 rakaat: termasuk golongan orang taat
  • 8 rakaat: dicatat sebagai orang beruntung
  • 10 rakaat: diampuni dosa pada hari itu
  • 12 rakaat: Allah SWT membangunkan rumah di surga

Semakin banyak rakaat yang dikerjakan dengan ikhlas, semakin besar pula keutamaan yang dijanjikan.

Penutup

Shalat dhuha bukan sekadar ibadah sunnah biasa, melainkan amalan penuh keberkahan yang dapat membuka pintu rezeki, menghapus dosa, serta meningkatkan derajat seorang hamba di sisi Allah SWT.

Membiasakan shalat dhuha setiap hari menjadi salah satu cara terbaik untuk menjaga hubungan spiritual dengan Allah SWT sekaligus menguatkan rasa syukur atas segala nikmat kehidupan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....