Luas Tanam Sawah di Merangin Naik 11 Persen
- 08 Feb 2026 12:51 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Sektor pertanian di Kabupaten Merangin menunjukkan perkembangan positif. Bupati Merangin, M. Syukur, mengungkapkan bahwa luas tanam sawah di wilayahnya meningkat 11 persen pada tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal ini disampaikan saat mendampingi Gubernur Jambi, Al Haris, dalam kunjungan kerja di Desa Seling, Kecamatan Tabir, Jumat, 6 Februari 2026.
Bupati Syukur menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui dukungan sarana produksi dan infrastruktur.
Berdasarkan data Dinas Pertanian Merangin, luas tanam pada Januari–Desember 2024 tercatat 10.539 hektare, naik menjadi 11.692 hektare pada periode yang sama di 2025. Artinya, terjadi peningkatan 1.153 hektare, yang menurut Bupati mencerminkan kerja keras pemerintah daerah bersama para petani.
"Ini bukti kerja sama antara pemerintah, sektor pertanian, dan para petani dalam mendukung ketahanan pangan," ujar M. Syukur.
Untuk menjaga konsistensi produksi, Pemkab Merangin fokus pada tiga pilar utama:
- Infrastruktur Pengairan – pembangunan irigasi terpompa dan rehabilitasi irigasi sekunder untuk memastikan ketersediaan air bagi sawah.
- Bantuan Produksi – penyaluran benih unggul untuk padi sawah, padi ladang, dan jagung.
- Mekanisasi Pertanian – pemberian alat mesin pertanian (alsintan) dan optimalisasi lahan.
Selain itu, Pemkab Merangin mendorong Program Intensifikasi Beras Merangin, untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk lokal, sekaligus berdampak langsung pada ekonomi masyarakat.
Menariknya, ketahanan pangan di Merangin tidak hanya tergantung pada kelompok tani. Dinas Pertanian juga mengelola Balai Benih Utama (BBU) dengan total 40 hektare lahan jagung yang tersebar di empat lokasi: BBU Margoyoso (27 ha), BBU Dusun Tuo (8 ha), BBU Jangkat (4 ha), dan BBU Sungai Manau (1 ha).
Bupati Syukur menekankan pentingnya akses jalan pertanian agar distribusi hasil panen lancar. Meskipun menghadapi keterbatasan anggaran, perbaikan jalan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah.
Dengan langkah-langkah tersebut, Merangin berharap produksi pertanian tidak hanya meningkat, tetapi juga berdampak pada kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....