Polres Kerinci Gelar Operasi Keselamatan 2026 Antisipasi Kamtibmas

  • 02 Feb 2026 16:46 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI CO.ID, Sungai Penuh – Polres Kerinci menggelar Operasi Keselamatan 2026 sebagai upaya meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dan masuknya bulan suci Ramadan.

Operasi ini ditandai dengan apel gabungan gelar pasukan yang dipimpin Wakapolres Kerinci, Kompol Eko Prasetyo Dafarta, dan dilaksanakan di wilayah Kabupaten Kerinci serta Kota Sungai Penuh.

Sebanyak 40 personel diterjunkan dan disiagakan untuk melakukan pengamanan serta patroli di sejumlah titik rawan gangguan Kamtibmas, termasuk lokasi tongkrongan masyarakat dan area yang berpotensi menimbulkan pelanggaran lalu lintas.

“Untuk Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, sebanyak 40 personel kami turunkan dalam Operasi Keselamatan 2026,” ujar Kompol Eko Prasetyo Dafarta, Senin 02 februari 2026.

Operasi Keselamatan 2026 dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Selain menjaga situasi keamanan, operasi ini juga bertujuan mengantisipasi potensi gangguan, ambang gangguan, hingga gangguan nyata yang dapat memicu kemacetan, pelanggaran, dan kecelakaan lalu lintas.

Usai pelaksanaan apel gelar pasukan, seluruh personel menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum langsung diterjunkan ke lapangan untuk menjalankan tugas pengamanan dan keselamatan.

Sementara itu, untuk pendirian pos pengamanan di tempat keramaian seperti lokasi wisata, rumah ibadah, dan pusat perbelanjaan, pihak kepolisian menyatakan masih dalam tahap pemantauan oleh masing-masing Kapolsek dan Bhabinkamtibmas di wilayah tugasnya.

Selain personel utama, Bhabinkamtibmas di setiap desa tetap melakukan patroli rutin guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Wakapolres Kerinci juga mengimbau masyarakat agar ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, terlebih menjelang bulan Ramadan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....