Cara Unik Peternak Kerinci Lestarikan Itik Lokal
- 30 Jan 2026 11:30 WIB
- Sungaipenuh
KBRN, Sungai Penuh: Inovasi unik datang dari Desa Sawahan Koto Majidin, Kecamatan Air Hangat, Kabupaten Kerinci. Para peternak di desa ini mulai membudidayakan kembali itik asli Kerinci,varietas unggas lokal yang hampir punah,dengan cara yang tidak biasa: menggunakan mesin penetas sederhana dari kayu, kardus, dan bola lampu.
Meskipun terkesan tradisional, metode ini terbukti efektif. Tingkat keberhasilan penetasan telur meningkat, sementara kerugian akibat telur yang gagal menetas bisa ditekan secara signifikan. Kreativitas murah meriah ini menjadi solusi tepat bagi peternak lokal.
Itik asli Kerinci dikenal memiliki ciri khas unik, yaitu paruh dan kaki berwarna hitam, serta bintik-bintik hitam di seluruh bulu badannya. Selain tampilannya yang khas, itik ini juga memiliki keunggulan dari sisi rasa dan daya tahan tubuh.
“Dagingnya lebih gurih dan tidak mudah terserang penyakit. Itik ini sangat cocok dibudidayakan sebagai komoditas lokal bernilai tinggi,” ujar salah satu peternak, Minggu (11/1/2026).
Kepala Desa Sawahan Koto Majidin, Herman Hadi, menjelaskan bahwa budidaya itik asli ini bukan sekadar soal bisnis, tapi juga bentuk nyata pelestarian kekayaan genetik daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....