Kayu Manis Kerinci,Berpeluang Jadi Komoditas Strategis
- 28 Jan 2026 11:38 WIB
- Sungaipenuh
KBRN, Sungai Penuh: Perhatian pemerintah pusat terhadap komoditas unggulan daerah dinilai masih perlu diperkuat. Anggota Komisi V DPR RI, Edi Purwanto, mengusulkan agar kayu manis (cassiavera) dan pinang asal Provinsi Jambi ditetapkan sebagai komoditas strategis nasional.
Edi menilai, hingga kini jumlah komoditas strategis nasional masih terbatas, seperti kopi, cengkeh, sagu, sawit, dan karet. Sementara itu, kayu manis dan pinang yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Jambi belum mendapat status serupa.
“Kayu manis dan pinang merupakan komoditas andalan Jambi, tapi sampai sekarang belum masuk dalam daftar komoditas strategis nasional,” ujar Edi saat ditemui di Jambi, Sabtu 10 Januari 2026.
Politisi PDI Perjuangan ini menyebutkan, usulan tersebut telah disampaikan dalam forum Badan Legislasi (Baleg) DPR RI melalui Panitia Kerja Komoditas Strategis. Saat ini, Panja masih membahas peluang penetapan kedua komoditas tersebut.
Menurut Edi, kayu manis dari Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh sudah lama dikenal hingga pasar internasional. Sementara pinang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat di Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, dan Kabupaten Muaro Jambi.
Jika ditetapkan sebagai komoditas strategis nasional, pemerintah dinilai bisa lebih leluasa melindungi petani melalui pengendalian harga, penguatan pasar, serta perlindungan produk. Pemerintah daerah juga dapat memberikan dukungan melalui anggaran.
Harapan serupa disampaikan Bupati Kerinci, Monadi. Ia menilai penetapan kayu manis sebagai komoditas strategis nasional sangat penting agar petani mendapatkan kepastian harga dan perlindungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....