Teh atau Kopi, Pilihan Minuman Pagi yang Lebih Sehat?

  • 21 Jul 2026 10:31 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Teh atau kopi menjadi dua minuman yang paling sering hadir di meja sarapan. Keduanya sama-sama mengandung antioksidan dan kafein, tetapi memberikan efek yang berbeda terhadap tubuh. Karena itu, memilih salah satunya tidak bisa hanya berdasarkan selera, melainkan juga kondisi kesehatan dan kebutuhan aktivitas sepanjang hari.

Sebagian orang merasa lebih bersemangat setelah menikmati secangkir kopi. Sementara itu, ada pula yang lebih nyaman memulai pagi dengan teh karena efeknya terasa lebih ringan dan menenangkan.

Mengenal Perbedaan Kandungan Teh dan Kopi

Perbedaan paling mencolok antara teh dan kopi terletak pada kadar kafeinnya.

Kopi mengandung kafein lebih tinggi sehingga mampu memberikan dorongan energi dalam waktu singkat. Efek ini membuat kopi sering dipilih sebelum bekerja, belajar, atau berolahraga.

Sebaliknya, teh memiliki kandungan kafein yang lebih rendah. Minuman ini juga mengandung L-theanine, senyawa alami yang membantu meningkatkan fokus sekaligus memberikan rasa tenang.

Perpaduan kedua zat tersebut membuat energi dari teh cenderung muncul secara bertahap dan bertahan lebih lama.

Mengapa Banyak Orang Memilih Teh di Pagi Hari?

Teh dikenal sebagai minuman yang lebih bersahabat bagi sebagian orang, terutama yang memiliki sistem pencernaan sensitif.

Polifenol yang terkandung di dalamnya berperan sebagai antioksidan untuk membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Senyawa ini juga mendukung kesehatan saluran pencernaan.

Meski demikian, teh mengandung tanin yang dapat mengurangi penyerapan zat besi apabila diminum bersamaan dengan makanan utama. Oleh sebab itu, memberi jeda setelah makan menjadi pilihan yang lebih baik.

Kopi Tetap Menjadi Favorit Pecinta Energi Instan

Bagi mereka yang membutuhkan dorongan semangat sejak pagi, kopi masih menjadi pilihan utama.

Kafein bekerja merangsang sistem saraf sehingga rasa kantuk berkurang, konsentrasi meningkat, dan tubuh terasa lebih siap menjalani aktivitas.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah wajar dapat membantu meningkatkan performa fisik ketika berolahraga.

Namun, kopi memiliki tingkat keasaman lebih tinggi. Orang dengan lambung sensitif sebaiknya tidak mengonsumsinya saat perut kosong agar terhindar dari rasa tidak nyaman.

Pilih Minuman Sesuai Kondisi Tubuh

Tidak ada jawaban mutlak mengenai mana yang lebih baik.

Apabila pekerjaan menuntut konsentrasi tinggi dalam waktu singkat, kopi dapat menjadi pilihan yang tepat. Namun, jika menginginkan suasana hati yang lebih tenang dengan energi yang stabil, teh layak dipertimbangkan.

Yang paling penting adalah memperhatikan bagaimana tubuh merespons asupan kafein.

Cara Aman Menikmati Minuman Berkafein

Mengonsumsi teh maupun kopi tetap memerlukan batas yang wajar.

Sebagian besar orang dianjurkan menikmati sekitar satu hingga dua cangkir setiap hari. Konsumsi berlebihan berpotensi memicu gangguan tidur, jantung berdebar, atau rasa gelisah.

Jika muncul keluhan seperti mual, nyeri lambung, atau perut terasa tidak nyaman setelah mengonsumsi minuman berkafein, sebaiknya kurangi porsinya atau pilih jenis minuman yang lebih sesuai dengan kondisi tubuh.

Teh dan Kopi Sama-Sama Memiliki Manfaat

Baik teh maupun kopi menawarkan manfaat bagi kesehatan apabila dikonsumsi secara bijak. Kandungan antioksidan di dalam keduanya berkontribusi dalam menjaga kesehatan jantung, membantu mengontrol kadar gula darah, serta mendukung tubuh melawan peradangan.

Pada akhirnya, pilihan terbaik bukan ditentukan oleh tren atau kebiasaan orang lain, melainkan oleh kebutuhan dan respons tubuh masing-masing. Dengan memilih waktu konsumsi yang tepat dan menjaga porsinya, secangkir teh ataupun kopi dapat menjadi awal yang baik untuk menjalani aktivitas sepanjang hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....