Generasi Micin vs Garam, Mana yang Lebih Berbahaya?

  • 27 Jul 2024 04:36 WIB
  •  Sungaipenuh

KBRN.Sungai Penuh : Sering kali micin dianggap memberikan dampak yang negatif bagi tubuh. Katanya, jika mencampurkan terlalu banyak micin pada makanan dapat menimbulkan gangguan kesehatan, seperti menurunnya fungsi otak. Namun, benarkah anggapan tersebut? Tidak ada salahnya kamu simak berbagai ulasan mengenai dampak hingga manfaat micin untuk kesehatan tubuh. Micin atau MSG memiliki kandungan berupa natrium, asam amino dan glutamat. Micin memiliki bentuk kristal dengan warna putih dan tidak berbau. MSG juga mudah larut dalam air.MSG terbuat dari fermentasi sumber karbohidrat, seperti bit, gula, tebu, hingga molase. Perlu diketahui, tubuh manusia membutuhkan asupan MSG. Hal yang perlu kamu perhatikan adalah jumlahnya yang tidak berlebihan.

MSG sendiri bisa kamu temui pada berbagai jenis makanan. Mulai dari makanan ringan seperti kerupuk yang renyah, makanan instan, hingga minuman. Saking banyaknya orang yang gemar mengonsumsi makanan yang mengandung MSG, muncul anggapan bahwa jika terlalu sering makan dapat membuat fungsi otak turun. Padahal, belum ada penelitian yang menyatakan secara jelas bahwa MSG bisa menganggu fungsi otak.

Selain pada micin, natrium juga terdapat pada garam dapur. Hal ini membuat masyarakat tidak dianjurkan untuk mengonsumsinya berlebihan.Ada berbagai gangguan kesehatan yang bisa terjadi akibat kelebihan garam pada tubuh, yaitu: Hipertesi, perut kembung, pembengkakan pada tubuh, merasa haus terus menerus, mengalami gangguan tidur, merasa kelelahan dan meningkatkan resiko kanker perut.

Micin vs Garam, Mana yang Harus Dihindari?

Meski dibutuhkan oleh tubuh, tapi penggunaan MSG maupun garam sebaiknya tidak melebihi batas. Hingga kini masih banyak pandangan yang berbeda terkait mana yang lebih disarankan antara konsumsi garam atau MSG. Namun, salah satu yang harus diwaspadai adalah tingkat konsumsi natrium pada tubuh.Sebagian menyebut bahwa kandungan natrium yang ada di MSG lebih rendah dari garam, yaitu 12 persen pada MSG. Sementara itu, garam dapur memiliki 39 persen natrium. Organisasi kesehatan dunia (WHO) menyarankan angka konsumsi natrium perhari adalah kurang dari 2.000 miligram. Artinya penggunaan garam maupun micin sebaiknya tidak lebih dari satu sendok teh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....