Makanan yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Jantung
- 03 Okt 2026 11:27 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Menjaga kesehatan jantung tidak hanya dilakukan dengan rutin berolahraga dan menghindari kebiasaan merokok. Pola makan juga memiliki peran penting dalam menjaga tekanan darah, kadar kolesterol, serta kesehatan pembuluh darah.
Sejumlah makanan diketahui dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan jantung. Pilihan makanan tersebut umumnya kaya serat, vitamin, mineral, lemak tak jenuh, serta rendah garam dan lemak jenuh.
1. Ikan berlemak
Ikan seperti ikan kembung, sarden, tongkol, salmon, dan tuna mengandung asam lemak omega-3. Nutrisi ini dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Untuk mendapatkan manfaatnya, ikan sebaiknya diolah dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang, dibandingkan digoreng dengan banyak minyak.
2. Sayuran hijau
Bayam, kangkung, brokoli, sawi, dan berbagai sayuran hijau lainnya mengandung serat serta sejumlah vitamin dan mineral. Konsumsi sayuran secara rutin dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi dan menjadi bagian dari pola makan sehat untuk jantung.
3. Buah-buahan
Apel, jeruk, alpukat, pisang, pepaya, dan buah-buahan lainnya dapat menjadi pilihan makanan sehari-hari. Buah menyediakan serat, vitamin, mineral, dan berbagai senyawa antioksidan.
Sebaiknya konsumsi buah dalam bentuk utuh dan membatasi tambahan gula, seperti pada jus kemasan atau minuman buah berpemanis.
4. Kacang-kacangan
Kacang tanah, kacang merah, kacang kedelai, almond, dan jenis kacang lainnya dapat menjadi sumber protein nabati, serat, serta lemak tak jenuh.
Namun, pilih kacang yang tidak terlalu banyak mengandung garam dan hindari konsumsi secara berlebihan karena beberapa jenis kacang memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi.
5. Biji-bijian utuh
Oat, beras merah, jagung, dan produk gandum utuh dapat menjadi alternatif sumber karbohidrat. Kandungan seratnya membantu mendukung pola makan yang baik untuk menjaga kadar kolesterol.
Mengganti sebagian makanan berbahan tepung olahan atau nasi putih dengan sumber biji-bijian utuh dapat menjadi salah satu pilihan dalam menerapkan pola makan lebih sehat.
6. Minyak dengan lemak tak jenuh
Dalam memasak, penggunaan minyak dalam jumlah secukupnya tetap diperlukan. Pilihan sumber lemak tak jenuh, seperti minyak zaitun, dapat menjadi bagian dari pola makan sehat.
Yang tidak kalah penting adalah membatasi makanan yang tinggi lemak jenuh dan lemak trans, termasuk sejumlah makanan cepat saji, gorengan berlebihan, serta makanan ultra-proses.
7. Batasi garam, gula, dan makanan tinggi lemak jenuh
Selain memperbanyak makanan sehat, menjaga kesehatan jantung juga perlu dilakukan dengan membatasi asupan garam, gula, dan lemak jenuh.
Makanan tinggi garam dapat berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah. Sementara itu, konsumsi lemak jenuh secara berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL pada sebagian orang.
Karena itu, biasakan membaca label kandungan gizi pada makanan kemasan dan pilih makanan dengan kandungan natrium, gula tambahan, serta lemak jenuh yang lebih rendah.
Pola makan tetap perlu disesuaikan
Tidak ada satu jenis makanan yang dapat mencegah atau menyembuhkan penyakit jantung. Yang lebih penting adalah pola makan secara keseluruhan, disertai aktivitas fisik, tidur yang cukup, tidak merokok, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Bagi orang yang sudah memiliki penyakit jantung, diabetes, tekanan darah tinggi, atau gangguan kolesterol, kebutuhan makanan dapat berbeda. Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi diperlukan untuk menentukan pola makan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.
Dengan memilih lebih banyak sayuran, buah, ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh serta membatasi garam, gula dan lemak jenuh, masyarakat dapat membangun pola makan yang lebih mendukung kesehatan jantung dalam jangka panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....