Dampak Buruk Bagi Remaja yang Suka Nongkrong

  • 01 Okt 2026 12:12 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Kebiasaan nongkrong di kalangan remaja menjadi hal yang cukup umum, terutama setelah jam sekolah atau pada akhir pekan. Aktivitas berkumpul bersama teman pada dasarnya merupakan bagian dari kehidupan sosial remaja. Namun, jika dilakukan terlalu sering dan tanpa pengawasan, kebiasaan tersebut dapat memberikan dampak kurang baik bagi perkembangan remaja. Salah satu dampak yang dapat muncul adalah terganggunya waktu belajar. Remaja yang terlalu banyak menghabiskan waktu di luar rumah berpotensi mengurangi waktu untuk mengerjakan tugas, belajar, beristirahat, maupun mengikuti kegiatan positif lainnya.

Selain itu, lingkungan pergaulan juga dapat memengaruhi perilaku remaja. Ketika berada dalam kelompok yang kurang baik, remaja dapat lebih mudah terpengaruh untuk mengikuti perilaku yang berisiko, seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, melakukan perundungan, hingga terlibat dalam tindakan melanggar aturan.Kebiasaan nongkrong hingga larut malam juga dapat mengganggu pola tidur. Kurangnya waktu istirahat dapat membuat remaja merasa lelah saat mengikuti kegiatan belajar di sekolah dan berpengaruh terhadap konsentrasi.Meski demikian, nongkrong tidak selalu memberikan dampak negatif. Berkumpul bersama teman dapat menjadi sarana bersosialisasi, membangun hubungan pertemanan, dan mengembangkan kemampuan komunikasi. Karena itu, yang perlu diperhatikan adalah frekuensi, waktu, tempat, serta lingkungan pergaulan remaja.

Orang tua dan lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam membantu remaja mengatur waktu. Komunikasi terbuka antara orang tua dan anak dapat membantu remaja memahami batasan dalam pergaulan tanpa merasa terlalu dikekang.Remaja juga dapat diarahkan untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan yang lebih produktif, seperti olahraga, organisasi sekolah, kegiatan seni, membaca, atau aktivitas sosial. Dengan pengawasan dan komunikasi yang baik, remaja tetap dapat menikmati waktu bersama teman sekaligus menjaga pendidikan, kesehatan, dan masa depan mereka.

Tidak disangka bahwa kebiasaan tersebut sudah menjadi bagian dari gaya hidup milenial masa kini, tentu hal tersebut memiliki positif dan negatifnya, Lalu apa hubungannya nongkrong dengan masalah kesehatan?

  1. Makanan dan minuman manis menjadi santapan untuk nongkrong
  2. Berlama-lama nongkrong membuat tubuh jarang bergerak
  3. Kebiasaan hangout lebih dari satu tempat akan dikunjungi
  4. Membiasakan pola hidup sehat bagi milenial
  5. Milenial harus berpikir bijak untuk menentukan gaya hidup
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....