Kasus ISPA di Sungai Penuh Meningkat 1.159 Kasus, Lansia dan Anak Paling Rentan
- 17 Sep 2026 16:03 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh Kota Sungai Penuh mencatat peningkatan signifikan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dalam periode 24 Agustus hingga 14 September 2026, dengan total kasus mencapai 1.159 orang. Data ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Gunardi.
Berdasarkan data yang dirilis, wilayah dengan jumlah kasus tertinggi adalah Koto Baru sebanyak 247 kasus atau 21 persen, diikuti Kecamatan Kumun Debai 175 kasus (15 persen), dan Tanah Kampung 105 kasus (9 persen). Sementara itu, wilayah dengan kasus terendah antara lain RS Mayjen TB dan RS Sari kebahagiaan dengan masing-masing di bawah 10 kasus.
Ditinjau berdasarkan kelompok umur, kasus terbanyak terjadi pada kelompok usia 65 tahun ke atas (lansia) sebanyak 191 kasus, diikuti usia 6–14 tahun sebanyak 174 kasus, dan usia 0–5 tahun sebanyak 160 kasus. Hal ini menunjukkan bahwa lansia serta anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan terkena ISPA.
Secara jenis kelamin, kasus pada laki-laki mendominasi sebesar 60 persen (680 kasus), sedangkan perempuan sebesar 40 persen (479 kasus).
Gunardi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan diri serta keluarga. "Mari jaga kesehatan diri, keluarga dan lingkungan agar terhindar dari ISPA," ujarnya.
Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh juga mengeluarkan langkah pencegahan yang disarankan kepada masyarakat, meliputi:
✅ Menggunakan masker
✅ Mencuci tangan dengan sabun
✅ Menjaga kebersihan lingkungan
✅ Mengonsumsi makanan bergizi
✅ Memperbanyak minum air putih
✅ Menghindari asap rokok
Pihak berwenang terus memantau perkembangan situasi dan mengimbau warga yang mengalami gejala batuk, pilek, atau sesak napas segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....