Cegah Serangan Jantung, Hindari Lima Kebiasaan yang Picu Kalsium Berlebih

  • 30 Agt 2026 15:23 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh — Menjaga kesehatan jantung tidak hanya dilakukan dengan berolahraga dan mengatur pola makan. Sejumlah kebiasaan sehari-hari juga perlu diperhatikan karena dapat meningkatkan risiko penumpukan kalsium pada pembuluh darah.

Penumpukan kalsium pada pembuluh darah, terutama di arteri koroner, dapat menjadi salah satu tanda adanya proses pengerasan pembuluh darah atau aterosklerosis. Kondisi tersebut dapat mempersempit aliran darah menuju jantung dan pada akhirnya meningkatkan risiko penyakit jantung koroner hingga serangan jantung.

Karena itu, masyarakat perlu menghindari sejumlah kebiasaan yang dapat memperburuk kesehatan pembuluh darah.

Berikut lima kebiasaan yang perlu dihindari:

1. Terlalu sering mengonsumsi makanan tinggi garam

Asupan garam yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah. Jika berlangsung dalam jangka panjang, hipertensi dapat memberikan beban lebih besar pada jantung dan meningkatkan risiko kerusakan pembuluh darah.

2. Mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans

Makanan yang tinggi lemak jenuh dan lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat. Kadar LDL yang tinggi berperan dalam pembentukan plak di dinding pembuluh darah.

3. Kurang bergerak

Gaya hidup sedentari atau terlalu banyak duduk tanpa aktivitas fisik yang cukup dapat meningkatkan risiko berbagai faktor penyakit jantung, termasuk obesitas, tekanan darah tinggi, dan gangguan kadar kolesterol.

Aktivitas fisik secara rutin, sesuai kemampuan dan kondisi kesehatan, dapat membantu menjaga berat badan serta meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah.

4. Merokok

Kebiasaan merokok dapat merusak lapisan pembuluh darah dan meningkatkan risiko terbentuknya plak. Zat kimia dalam asap rokok juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

Menghentikan kebiasaan merokok menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan jantung.

5. Mengabaikan pemeriksaan kesehatan

Tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, dan faktor risiko lainnya sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Karena itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala penting dilakukan untuk mengetahui kondisi tubuh dan mengendalikan faktor risiko sedini mungkin.

Masyarakat juga perlu memahami bahwa kalsium tetap merupakan mineral penting bagi tubuh. Masalahnya bukan sekadar keberadaan kalsium, melainkan ketika terjadi pengendapan kalsium pada pembuluh darah sebagai bagian dari proses penyakit pembuluh darah.

Untuk menjaga kesehatan jantung, masyarakat disarankan menerapkan pola makan bergizi seimbang, rutin beraktivitas fisik, menjaga berat badan, tidak merokok, mengelola stres, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Jika mengalami nyeri atau tekanan di dada, sesak napas, keringat dingin, mual, atau nyeri yang menjalar ke lengan dan rahang, segera mencari pertolongan medis karena gejala tersebut dapat menjadi tanda serangan jantung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....