Kanker Menyerang Usia Muda, 11 Jenis Penyakit Ini Meningkat Drastis
- 28 Agt 2026 10:52 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh — Kanker selama ini kerap dianggap sebagai penyakit yang lebih banyak menyerang kelompok usia lanjut. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan adanya peningkatan kasus beberapa jenis kanker pada kelompok usia yang lebih muda.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kanker pada usia muda sering kali tidak terdeteksi sejak awal. Gejalanya dapat dianggap sebagai keluhan kesehatan biasa sehingga seseorang baru mendapatkan pemeriksaan ketika penyakit sudah berkembang lebih jauh.
Peningkatan kasus kanker pada usia muda tidak berarti seluruh jenis kanker mengalami lonjakan yang sama. Perubahan angka kejadian juga berbeda menurut jenis kanker, negara, kelompok usia, serta faktor risiko yang diteliti.
Berikut sejumlah jenis kanker yang dalam berbagai penelitian dilaporkan mengalami peningkatan pada kelompok usia lebih muda.
1. Kanker kolorektal
Kanker kolorektal atau kanker usus besar dan rektum menjadi salah satu jenis yang paling banyak mendapat perhatian karena peningkatan kasus pada usia muda di sejumlah negara.
Gejalanya dapat berupa perubahan pola buang air besar, darah pada tinja, nyeri perut, penurunan berat badan tanpa sebab jelas, hingga tubuh mudah lelah akibat anemia.
2. Kanker payudara
Kanker payudara tetap lebih banyak ditemukan pada usia yang lebih tua, tetapi kasus pada perempuan muda juga perlu diwaspadai.
Benjolan pada payudara, perubahan bentuk atau ukuran payudara, perubahan kulit, serta keluarnya cairan yang tidak biasa dari puting merupakan beberapa tanda yang perlu diperiksa.
3. Kanker endometrium
Kanker endometrium merupakan kanker yang berasal dari lapisan dalam rahim. Perdarahan vagina yang tidak normal, terutama di luar siklus menstruasi atau setelah menopause, perlu mendapatkan perhatian medis.
Beberapa faktor metabolik dan hormonal diketahui berkaitan dengan risiko penyakit ini.
4. Kanker ginjal
Kanker ginjal juga menjadi bagian dari jenis kanker yang diteliti dalam kaitannya dengan peningkatan kejadian pada kelompok usia lebih muda.
Gejala yang dapat muncul antara lain darah dalam urine, nyeri di bagian pinggang, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, serta kelelahan.
5. Kanker hati
Kanker hati dapat berkaitan dengan penyakit hati kronis, termasuk infeksi hepatitis tertentu dan kondisi yang menyebabkan kerusakan hati dalam jangka panjang.
Keluhan dapat berupa penurunan berat badan, kehilangan nafsu makan, nyeri di bagian kanan atas perut, hingga kulit dan mata menguning.
6. Kanker pankreas
Kanker pankreas dikenal sebagai penyakit yang sulit dideteksi pada tahap awal karena gejalanya dapat samar.
Nyeri perut atau punggung, penurunan berat badan, gangguan pencernaan, dan penyakit kuning dapat menjadi tanda yang perlu diperiksa, terutama jika berlangsung terus-menerus.
7. Kanker tiroid
Kanker tiroid dapat muncul pada usia relatif muda. Salah satu tanda yang paling mudah dikenali adalah munculnya benjolan di leher.
Suara menjadi serak, sulit menelan atau sulit bernapas juga perlu diperiksa apabila berlangsung tanpa penyebab yang jelas.
8. Kanker lambung
Kanker lambung juga termasuk jenis kanker yang menjadi perhatian dalam penelitian mengenai perubahan pola kejadian kanker pada kelompok usia muda.
Keluhan seperti cepat kenyang, gangguan pencernaan yang menetap, nyeri perut, muntah, anemia, atau penurunan berat badan perlu diperhatikan apabila terus berulang.
9. Kanker testis
Pada laki-laki muda, kanker testis menjadi salah satu jenis kanker yang penting untuk dikenali.
Benjolan atau pembengkakan pada testis, perubahan ukuran testis, serta rasa berat atau nyeri pada skrotum sebaiknya tidak diabaikan.
10. Kanker kandung empedu dan saluran empedu
Kanker pada kandung empedu dan saluran empedu relatif jarang, tetapi termasuk jenis yang ikut menjadi perhatian dalam penelitian mengenai tren kanker.
Gejala dapat berupa penyakit kuning, urine berwarna gelap, nyeri perut, mual, hingga penurunan berat badan.
| Baca juga: Manfaat Pisang untuk Kesehatan |
11. Kanker nasofaring
Kanker nasofaring menyerang bagian belakang hidung yang terhubung dengan tenggorokan. Keluhannya dapat menyerupai gangguan saluran pernapasan biasa.
Hidung tersumbat atau berdarah, gangguan pendengaran, telinga berdenging, benjolan di leher, dan sakit kepala yang menetap perlu diperiksa apabila tidak kunjung membaik.
Mengapa Kanker Bisa Meningkat pada Usia Muda?
Penyebab meningkatnya kanker pada usia muda tidak dapat dijelaskan hanya oleh satu faktor. Para peneliti mempertimbangkan berbagai kemungkinan, mulai dari perubahan pola makan, obesitas, kurang aktivitas fisik, konsumsi alkohol, paparan lingkungan, faktor genetik, hingga perubahan gaya hidup.
Selain itu, perkembangan teknologi pemeriksaan kesehatan juga membuat sejumlah kasus kanker lebih mudah ditemukan dibandingkan sebelumnya.
Karena itu, peningkatan diagnosis tidak selalu berarti seluruh kenaikan angka tersebut disebabkan oleh perubahan biologis penyakit. Faktor deteksi dan pencatatan juga dapat memengaruhi data.
Jangan Menunggu Sampai Gejala Berat
Kanker tidak selalu menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal. Karena itu, masyarakat perlu mengenali perubahan tubuh yang menetap dan tidak biasa.
Penurunan berat badan tanpa sebab, benjolan yang tidak hilang, perdarahan yang tidak normal, perubahan kebiasaan buang air besar, kesulitan menelan, nyeri berkepanjangan, atau kelelahan yang tidak biasa sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai keluhan ringan.
Jika muncul gejala yang menetap atau memburuk, pemeriksaan ke fasilitas kesehatan diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.
Menjalani pola hidup sehat, menjaga berat badan, aktif bergerak, tidak merokok, membatasi alkohol, mengonsumsi makanan bergizi, serta mengikuti skrining kanker sesuai usia dan faktor risiko merupakan bagian penting dari upaya pencegahan.
Kanker memang dapat menyerang siapa saja, termasuk orang yang masih muda. Namun, menemukan penyakit lebih awal dapat membuka peluang penanganan yang lebih baik. Kesadaran terhadap gejala dan pemeriksaan medis yang tepat menjadi langkah penting untuk tidak terlambat mengenali penyakit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....