Vaksin HPV Jadi Cara Paling Efektif Cegah Kanker Serviks

  • 23 Agt 2026 16:03 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Pakar Onkologi Parkway Cancer Centre Singapura, Dr. See Hui Ti, menegaskan vaksin Human Papillomavirus (HPV) menjadi salah satu langkah paling efektif untuk mencegah kanker serviks atau kanker leher rahim.

Hal tersebut disampaikan Dr. See Hui Ti dalam diskusi bersama media di Jakarta Selatan, Kamis.

Menurutnya, vaksinasi HPV penting diberikan sesuai anjuran pemerintah. Program vaksinasi juga tidak hanya bermanfaat bagi anak perempuan, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan infeksi HPV secara lebih luas.

“Tidak ada cara yang lebih efektif selain vaksinasi. Jika memiliki anak laki-laki maupun perempuan, vaksinasi HPV sesuai anjuran pemerintah adalah langkah yang paling tepat,” ujarnya.

Komunitas dan Keluarga Berperan Penting

Selain vaksinasi, Dr. See menilai dukungan keluarga dan komunitas memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan perempuan.

Lingkungan yang sehat dapat membantu perempuan menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kondisi tubuh secara berkelanjutan. Menurutnya, upaya pencegahan akan berjalan lebih baik jika keluarga ikut memberikan dukungan sejak dini.

Orang tua dan lingkungan sekitar juga perlu membangun kebiasaan hidup sehat. Kebiasaan tersebut dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit.

Dr. See juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan mental. Perempuan yang merasa aman, nyaman, dan bahagia dapat lebih mudah menjaga kesehatan fisiknya.

Dukungan dari keluarga dan sahabat pun dapat membantu perempuan menghadapi berbagai tantangan kesehatan. Dengan dukungan yang baik, kualitas hidup diharapkan terus meningkat hingga usia lanjut.

Kemenkes Sediakan Vaksin HPV Gratis

Sementara itu, Kementerian Kesehatan menyediakan vaksin HPV gratis bagi siswi sekolah dasar melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

Program tersebut menyasar anak perempuan usia 11 hingga 12 tahun, termasuk siswi kelas 5 dan 6 SD. Setiap peserta menerima vaksin sesuai jadwal imunisasi yang telah ditetapkan.

Pemerintah terus memperluas cakupan vaksinasi HPV sebagai bagian dari upaya menekan angka kasus kanker serviks di Indonesia.

Kemenkes menargetkan cakupan vaksin HPV mencapai 90 persen pada anak perempuan usia 15 tahun pada 2030. Melalui target tersebut, pemerintah berharap angka kejadian dan kematian akibat kanker leher rahim dapat terus menurun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....