Masalah Gizi Jadi Perhatian, Dinkes Sungai Penuh Salurkan Makanan Tambahan

  • 14 Agt 2026 09:08 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh memperkuat pemantauan kesehatan balita dan ibu hamil di seluruh wilayah kota. Petugas puskesmas rutin memantau kondisi gizi serta perkembangan kesehatan kelompok rentan tersebut.

Langkah ini menjadi upaya Dinas Kesehatan menemukan masalah kesehatan sejak dini. Petugas memberikan perhatian khusus terhadap balita dan ibu hamil yang berisiko mengalami kekurangan gizi.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Eko Purna Putra, mengatakan pihaknya terus mendorong seluruh puskesmas melakukan pemantauan gizi secara rutin.

Menurut Eko, petugas tidak hanya memantau kondisi penerima, tetapi juga mengikuti perkembangan kesehatan mereka dari waktu ke waktu. Langkah tersebut membantu petugas menentukan penanganan yang sesuai ketika menemukan masalah gizi.

Dinas Kesehatan juga menyalurkan makanan tambahan melalui puskesmas di setiap wilayah. Program tersebut menyasar balita dan ibu hamil yang membutuhkan dukungan asupan gizi.

"Makanan yang salurkan baik itu susu,roti untuk bayi maupun makanan lokal seperti ikan,ayam dan kacang-kacangan,"Kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Eko Purna Putra,Kamis 13 Agustus 2026.

Makanan tambahan terdiri dari produk pabrikan dan makanan lokal. Petugas menyesuaikan jenis makanan dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing penerima.

Pemberian makanan tambahan berlangsung dalam jangka waktu tertentu. Petugas menentukan durasi program berdasarkan hasil pemantauan dan kondisi kesehatan penerima.

Eko menilai pemantauan berkelanjutan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan ibu dan anak. Dengan pemeriksaan rutin, petugas dapat mengetahui perubahan kondisi kesehatan lebih cepat.

Ketika menemukan masalah gizi, petugas dapat segera mengambil langkah penanganan dan memberikan pendampingan sesuai kebutuhan.

Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh berharap langkah tersebut mampu menjaga kesehatan balita dan ibu hamil sekaligus menekan risiko masalah gizi.

Pemantauan rutin juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat pencegahan masalah gizi dan meningkatkan kualitas kesehatan ibu serta anak di Kota Sungai Penuh.

"Pemantauan akan di lakukan oleh petugas Puskesmas serta melakukan pemeriksaan juga,"Tutupnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....