Jaga Berat Badan Demi Kesehatan Reproduksi, Ahli Soroti Ancaman Obesitas

  • 31 Jul 2026 22:16 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh – Selama ini banyak orang menganggap berat badan berlebih hanya berdampak pada penampilan atau risiko penyakit jantung dan gula darah. Namun para tenaga kesehatan mengingatkan bahwa obesitas juga memberikan dampak besar dan serius terhadap fungsi kesuburan serta kesehatan sistem reproduksi baik bagi pria maupun wanita.

Kepala Bidang Kesehatan Ibu dan Anak Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh menjelaskan bahwa timbunan lemak berlebih bukan sekadar cadangan energi, melainkan jaringan aktif yang dapat mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh.

"Pada wanita, kelebihan berat badan dapat mengganggu siklus haid menjadi tidak teratur, menghambat pelepasan sel telur, serta meningkatkan risiko kista indung telur dan sulit hamil. Jika sedang hamil, obesitas juga memperbesar risiko diabetes kehamilan, tekanan darah tinggi, hingga persalinan yang berisiko," ujarnya.

Sementara itu bagi kaum pria, ahli kesehatan menambahkan bahwa obesitas dapat menurunkan kadar hormon laki-laki, mengurangi kualitas serta jumlah sel sperma, dan menurunkan kemampuan ereksi. Hal ini membuat peluang untuk memiliki keturunan menjadi lebih sulit meskipun usia masih tergolong muda.

Data dari pencatatan kesehatan di Kota Sungai Penuh menunjukkan kecenderungan peningkatan kasus gangguan metabolisme dan berat badan berlebih dalam lima tahun terakhir, seiring dengan perubahan pola makan yang tinggi gula dan lemak serta berkurangnya aktivitas fisik.

Para ahli menegaskan bahwa menjaga berat badan ideal bukanlah sekadar gaya hidup semata, melainkan investasi kesehatan jangka panjang bagi masa depan keluarga. Langkah sederhana yang bisa dilakukan masyarakat antara lain:

✅ Mengatur porsi makan dan kurangi makanan manis, berminyak serta instan

✅ Perbanyak konsumsi sayur, buah-buahan, dan air putih

✅ Lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, seperti berjalan kaki atau senam

✅ Rutin cek berat badan dan kesehatan ke Puskesmas atau Posyandu terdekat

✅ Hindari penurunan berat badan secara drastis tanpa pengawasan tenaga medis

"Kesehatan reproduksi adalah hak setiap orang dan kunci pembentukan keluarga yang sehat. Mari kita mulai menjaga pola hidup sehat sejak dini, demi tubuh yang bugar dan harapan masa depan yang lebih baik," tambahnya.

Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh berkomitmen untuk terus menyelenggarakan penyuluhan kesehatan reproduksi dan gizi seimbang di berbagai wilayah kecamatan demi meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga berat badan yang sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....