230 Anak Ikuti Khitanan Massal di Kerinci, Wabup Murison Apresiasi Mingker

  • 07 Jul 2026 19:24 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Semangat gotong royong dan kepedulian sosial kembali terasa di Kabupaten Kerinci. Sebanyak 230 anak mengikuti Bakti Sosial Khitanan Massal ke-13 yang digelar Keluarga Besar Minang Kerinci di Rumah Sakit Bukit Kerman dan Puskesmas Hiang, Senin 6 Juli 2026.

Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., membuka langsung kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi konsistensi Keluarga Besar Minang Kerinci yang selama 13 tahun terus menghadirkan layanan khitan gratis bagi masyarakat.

Kegiatan berlangsung di dua titik pelayanan, yakni RS Bukit Kerman di Kecamatan Bukit Kerman dan Puskesmas Hiang di Kecamatan Sitinjau Laut. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya peserta yang mendaftar sejak awal pelaksanaan.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kerinci, Herlius, menjelaskan pembagian lokasi pelayanan bertujuan mempermudah akses masyarakat.

Sebanyak 50 anak mengikuti khitanan di RS Bukit Kerman, sedangkan 180 anak menjalani khitan di Puskesmas Hiang. Dengan demikian, jumlah peserta tahun ini mencapai 230 anak.

Menurut Herlius, penyelenggaraan di dua lokasi sekaligus menjadi langkah untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Kerinci.

Dalam sambutannya, Murison menyampaikan penghargaan kepada Keluarga Besar Minang Kerinci yang terus menjaga tradisi berbagi melalui kegiatan sosial tersebut.

Menurutnya, khitanan massal tidak hanya memberikan manfaat kesehatan bagi anak-anak, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan yang masih terpelihara dengan baik.

"Pemerintah Kabupaten Kerinci menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Keluarga Besar Minang Kerinci yang secara konsisten melaksanakan bakti sosial ini hingga memasuki penyelenggaraan ke-13. Khitanan massal merupakan wujud nyata kepedulian sosial, semangat gotong royong, dan nilai-nilai kemanusiaan yang patut kita teladani bersama," ujar Murison.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para dokter, tenaga kesehatan, relawan, serta seluruh pihak yang terlibat sehingga kegiatan berjalan lancar.

Ketua Keluarga Besar Minang Kerinci, Faizal Aswin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian para perantau kepada kampung halaman.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah dan tenaga kesehatan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan program sosial yang telah berjalan selama belasan tahun.

"Ini adalah wujud nyata kepedulian Minang Kerinci terhadap tanah kelahiran tercinta di Bumi Sakti Alam Kerinci. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim medis serta Pemerintah Kabupaten Kerinci yang terus mendukung kegiatan kemanusiaan ini," katanya.

Murison menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, para perantau, dan dunia usaha perlu terus diperkuat untuk menghadirkan lebih banyak program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Murison juga menegaskan bahwa masyarakat Kerinci dan Minangkabau memiliki hubungan sejarah dan budaya yang telah terjalin sejak lama.

Menurutnya, ikatan adat, agama, perdagangan, hingga hubungan kekeluargaan menjadi fondasi kuat yang terus mempererat persaudaraan kedua daerah.

"Kerinci dan Minangkabau dipisahkan oleh wilayah administratif, tetapi dipersatukan oleh nilai-nilai persaudaraan, adat, agama, dan semangat kebersamaan," ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Murison mendoakan seluruh peserta khitanan massal agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, saleh, dan berbakti kepada orang tua, agama, bangsa, serta daerah. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan semangat gotong royong dalam membangun Kabupaten Kerinci yang lebih maju dan sejahtera.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kerinci dr. Surmila Apri Yulisa, Asisten Pemerintahan dan Kesra Efrawadi, Kepala Dinas Kesehatan Hermendizal, jajaran pengurus Keluarga Besar Minang Kerinci, Direktur RS Bukit Kerman, Forkopimcam, kepala desa, tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....