Kasus DBD di Sungai Penuh Meningkat pada Triwulan Pertama 2026

  • 08 Mei 2026 14:11 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh — Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Sungai Penuh pada triwulan pertama tahun 2026 mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh mencatat sebanyak 25 kasus DBD terjadi selama tiga bulan pertama tahun ini.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Yefrizal mengatakan, peningkatan kasus DBD tahun ini mencapai sekitar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurutnya, lonjakan kasus dipengaruhi oleh faktor cuaca, terutama musim penghujan dan perubahan cuaca ekstrem yang memicu perkembangan nyamuk Aedes aegypti lebih cepat. Selain itu, beberapa wilayah yang terdampak banjir juga menjadi faktor pemicu meningkatnya kasus DBD.

“Kasus DBD biasanya meningkat pada awal dan akhir tahun. Curah hujan yang tinggi membuat banyak genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk,” ujarnya, Jum'at 08 Mei 2026.

Meski terjadi peningkatan kasus, Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini tidak ada pasien DBD yang meninggal dunia di Kota Sungai Penuh.

Untuk menekan penyebaran DBD, Dinas Kesehatan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Masyarakat juga diimbau melakukan pemberantasan sarang nyamuk melalui gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penyimpanan air, serta mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Dinas Kesehatan berharap peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dapat membantu menekan angka penyebaran DBD di Kota Sungai Penuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....