Obesitas dan Gaya Hidup Tinggi Risiko Jantung
- 31 Jan 2026 01:10 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Kemudahan teknologi dan pola makan tinggi lemak serta gula membuat orang jarang bergerak. Akibatnya, obesitas, hipertensi, dan diabetes mudah muncul, memicu peradangan dan kerusakan pembuluh darah.
Menurut dr. Aron Husink dari Mayapada Hospital Tangerang, kurangnya aktivitas fisik dan pola makan tidak sehat meningkatkan kolesterol jahat. Kolesterol menumpuk di dinding pembuluh darah membentuk plak, menyempitkan pembuluh, dan memicu Penyakit Jantung Koroner (PJK).
Risiko Serangan Jantung
Dr. Vireza Pratama dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan menjelaskan, PJK meningkatkan risiko serangan jantung. Plak yang tidak stabil bisa membentuk bekuan darah, menutup aliran darah ke otot jantung, dan menyebabkan kerusakan jaringan jantung.
Gejala serangan jantung meliputi:
Nyeri dada seperti ditekan, menjalar ke lengan, bahu, leher, rahang, atau punggung
Sesak napas, keringat dingin, mual, muntah, dan pusing
Jika muncul gejala tersebut, duduk tegak, longgarkan pakaian, dan segera hubungi ambulans atau pergi ke rumah sakit terdekat.
Penanganan Cepat di Mayapada Hospital
Mayapada Hospital menyediakan layanan Cardiac Emergency 24 jam dengan fasilitas Cath Lab. Dokter dapat melakukan Primary Percutaneous Coronary Intervention (PCI) dalam 90 menit pertama untuk membuka sumbatan pembuluh darah, mencegah kerusakan otot jantung, dan meningkatkan peluang pemulihan.
Dr. Samuel Sudanawidjaja menekankan prinsip “time is muscle”. Kateter dimasukkan melalui lengan, pembuluh darah dikembangkan dengan balon, dan stent dipasang untuk menjaga aliran tetap terbuka.
Layanan Jantung Lengkap
Cardiac Emergency merupakan bagian dari Cardiovascular Center Mayapada Hospital, menangani berbagai masalah jantung kompleks, termasuk penggantian katup dan bedah jantung untuk penyakit bawaan anak.
Pasien dapat memantau kesehatan melalui aplikasi MyCare, yang terhubung dengan Google Fit atau Health Access untuk menghitung detak jantung, kalori, langkah kaki, dan BMI. Aplikasi ini juga memberikan tips kesehatan, promo, dan reward point untuk potongan layanan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....