Bintik Merah di Telapak Tangan, Ini Penyebabnya

  • 25 Nov 2025 10:54 WIB
  •  Sungaipenuh

KBRN, Sungai Penuh: Bintik merah di telapak tangan bisa timbul akibat berbagai faktor. Sebagian besar penyebabnya tidak berbahaya dan dapat sembuh sendiri, misalnya iritasi, alergi, atau biang keringat. Namun, bintik merah di telapak tangan juga bisa menjadi tanda dari kondisi medis tertentu, seperti infeksi virus, bakteri, dan jamur, gangguan autoimun, hingga masalah pada pembuluh darah. Memahami ciri-ciri bintik merah, gejala penyerta, serta kapan harus waspada sangat penting agar Anda mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.

Penyebab Umum Bintik Merah di Telapak Tangan

Bintik merah di telapak tangan dapat muncul akibat beberapa hal berikut ini:

1. Dermatitis kontak

Dermatitis kontak terjadi saat kulit telapak tangan bersentuhan dengan zat tertentu yang menyebabkan iritasi atau reaksi alergi. Penyebabnya bisa berupa sabun, deterjen, hand sanitizer, parfum, logam, atau bahan kimia lain yang sering digunakan sehari-hari. Kondisi ini biasanya menimbulkan bintik merah di telapak tangan disertai rasa gatal, perih, kering, atau bahkan mengelupas. Bila pemicunya tidak dihindari, ruam akan semakin parah dan kadang berkembang menjadi luka kecil atau lecet.

2. Alergi

Reaksi alergi dapat muncul saat sistem imun bereaksi berlebihan terhadap zat tertentu, misalnya makanan, obat-obatan, lateks, atau produk pembersih rumah tangga. Alergi sering menyebabkan bintik merah di telapak tangan, biasanya muncul secara tiba-tiba dan bisa diiringi gejala lain, seperti gatal, bengkak, atau rasa panas.

3. Gigitan serangga

Bintik merah di telapak tangan juga dapat muncul akibat gigitan atau sengatan serangga, seperti nyamuk, semut, atau kutu. Setelah tergigit, kulit biasanya akan menunjukkan bintik merah yang bentuknya bulat, menonjol, dan terasa gatal. Terkadang, bisa disertai rasa nyeri, bengkak, atau luka kecil bila digaruk. Meskipun umumnya tidak berbahaya, gigitan serangga dapat memicu reaksi alergi lebih parah pada sebagian orang, misalnya pada anak-anak atau orang dengan kulit sensitif.

4. Infeksi virus

Penyakit infeksi virus, seperti penyakit tangan, kaki, dan mulut sering menyerang anak-anak. Penyakit ini sangat menular dan menimbulkan bintik merah di telapak tangan yang tampak seperti ruam atau lenting kecil, biasanya diiringi demam, sariawan di mulut, atau lesu. Virus lain, seperti rubella atau campak, juga dapat memunculkan ruam merah pada telapak tangan, meski biasanya lebih sering di bagian tubuh lain.

5. Infeksi bakteri

Impetigo adalah infeksi kulit akibat bakteri. Infeksi ini umumnya menyerang anak-anak, terutama yang sering bermain di luar rumah. Gejalanya berupa bintik merah di telapak tangan yang berkembang menjadi luka kecil dan melepuh, lalu pecah dan mengeluarkan cairan kekuningan. Luka ini mudah menular, terutama jika disentuh atau digaruk, sehingga penting menjaga kebersihan tangan untuk mencegah penyebaran.

6. Infeksi jamur

Jamur mudah tumbuh di area lembap, salah satunya di telapak tangan, apalagi jika sering basah atau berkeringat. Infeksi jamur pada tangan (tinea manuum) bisa menyebabkan bintik merah di telapak tangan, biasanya disertai gatal, kulit bersisik, pecah-pecah, dan tebal di permukaan telapak. Kondisi ini lebih sering dialami pekerja yang sering terpapar air atau bahan kimia, misalnya tukang cuci, petani, atau petugas kebersihan.

7. Biang keringat (miliaria)

Biang keringat terjadi saat saluran keringat tersumbat akibat cuaca panas, kelembapan tinggi, atau pakaian yang terlalu tebal. Kondisi ini sangat umum pada bayi dan anak-anak, tetapi bisa juga terjadi pada orang dewasa. Gejalanya berupa bintik merah di telapak tangan, kadang berisi cairan, dan disertai rasa gatal atau panas di kulit. Meskipun tidak berbahaya, biang keringat dapat membuat penderitanya merasa tidak nyaman jika tidak segera diatasi.

8. Scabies

Scabies merupakan infeksi kulit yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei. Gejalanya khas berupa bintik merah di telapak tangan, terutama di sela-sela jari, dengan rasa gatal hebat yang memburuk di malam hari. Terkadang juga ditemukan garis tipis pada kulit sebagai jejak tungau yang masuk ke dalam permukaan kulit.

9. Palmoplantar psoriasis

Palmoplantar psoriasis adalah bentuk psoriasis yang khusus muncul di telapak tangan dan kaki. Keluhannya berupa bintik merah di telapak tangan yang ukurannya bervariasi, bisa berkembang menjadi plak tebal, terasa kasar, bersisik putih keperakan, dan terkadang nyeri atau pecah-pecah. Penyakit ini termasuk gangguan autoimun dan sering kambuh jika tidak dirawat dengan baik.

10. Petechiae

Petechiae adalah bintik merah kecil akibat pecahnya pembuluh darah kapiler di bawah kulit. Bintik ini bentuknya bulat, kecil, tidak hilang saat ditekan, dan bisa muncul di telapak tangan ataupun bagian tubuh lain. Petechiae dapat menjadi tanda infeksi berat, misalnya demam berdarah, kelainan darah, atau efek samping obat tertentu. Jika ditemukan petechiae dengan demam tinggi, lemas, atau perdarahan lain, segera periksakan diri ke dokter karena merupakan kondisi darurat.

Bintik Merah di Telapak Tangan yang Perlu Diwaspadai

Selain memperhatikan penyebabnya, penting untuk mengenali kondisi yang memerlukan penanganan khusus. Segera ke dokter jika bintik merah di telapak tangan disertai gejala berikut:

  1. Demam tinggi, tubuh lemas, atau nyeri hebat
  2. Bintik merah meluas ke seluruh tubuh
  3. Luka lepuh, bernanah, atau ada tanda infeksi
  4. Sulit bernapas dan bengkak di wajah atau mulut
  5. Tidak membaik dalam 3–5 hari meskipun sudah diobati di rumah

Sebagian besar kasus bintik merah di telapak tangan bisa sembuh sendiri jika penyebabnya ringan, seperti iritasi atau alergi. Namun, penting untuk menjaga kebersihan tangan, menghindari pemicu, dan tidak menggaruk bintik merah di telapak tangan agar tidak menimbulkan infeksi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....