Penyebab Sariawan di Bawah Lidah dan Cara Mengatasinya
- 28 Feb 2025 13:58 WIB
- Sungaipenuh
KBRN, Sungai Penuh : Kebanyakan luka sariawan (stomatitis aphtosa) berbentuk bulat atau oval dengan bagian tengah putih atau kekuningan dan kemerahan pada bagian tepinya.Tidak hanya di bawah lidah atau bagian dalam bibir, Anda juga bisa mengalam sariawan pada gusi, pipi bagian dalam, dan langit-langit mulut. Menurut laman Mayo Clinic, Anda mungkin merasakan sensasi geli atau terbakar pada satu atau dua hari sebelum sariawan benar-benar muncul. Sariawan di bawah lidah mungkin terasa lebih nyeri saat Anda makan makanan pedas, asin, atau asam.
Kenapa sariawan muncul di bawah lidah?
Para ahli berpendapat bahwa beberapa hal berikut bisa memicu terbentuknya sariawan.
- Cedera ringan akibat perawatan gigi, menyikat gigi terlalu keras, kecelakaan saat olahraga, tergigit, atau tergores makanan tajam.
- Pemakaian kawat gigi, retainer, atau penambalan.
- Menstruasi, menopause, atau kehamilan. Kondisi ini meningkatkan aliran darah sehingga lidah lebih rentan terluka.
- Paparan bahan kimia, seperti sodium lauryl sulfate yang sering kali terkandung dalam obat kumur.
- Terlalu banyak makan makanan pedas, panas, atau asam.
- Kekurangan vitamin B3, B12, C, asam folat, atau zat besi.
- Alergi makanan, seperti susu, telur, atau makanan laut.
- Infeksi bakteri, seperti Helicobacter pylori.
- Stres.
Sariawan juga bisa terbentuk karena penyakit tertentu, seperti penyakit celiac, penyakit Crohn, atau penyakit Behcet. Seseorang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti pasien HIV/AIDS, juga dinilai lebih berisiko untuk memiliki luka pada mulut dan lidahnya. Umumnya, luka pada lidah bisa sembuh dengan sendirinya setelah kurang-lebih satu atau dua minggu.
Meski begitu, Anda juga bisa melakukan upaya berikut untuk mengurangi rasa tidak nyaman yang ditimbulkannya dan mempercepat penyembuhan luka.
1. Berkumur air garam
Salah satu cara alami untuk mengatasi sariawan adalah dengan berkumur menggunakan air garam. Anda bisa membuat obat kumur dengan cara melarutkan satu sendok teh garam dengan segelas air. Air garam akan membantu membunuh bakteri di sekitar lidah dan meringankan peradangan. Dengan begitu, rasa nyeri akan ikut berkurang.
2. Kompres dingin
Punya es batu atau air dingin di rumah? Anda bisa menggunakannya untuk mengatasi sariawan yang nyeri di bawah lidah. Namun, hindari menempelkan langsung es batu ke luka sariawan. Anda bisa menggunakan kain kering atau waslap bersih untuk membungkus es batu. Setelah itu, barulah Anda bisa menempelkannya pada sariawan.
3. Lidah buaya
Studi yang diterbitkan menunjukkan bahwa penggunaan lidah buaya bisa membantu mempercepat proses penyembuhan luka sariawan sekaligus mengurangi nyerinya.Untuk memanfaatkannya, Anda bisa mengoleskan getah lidah buaya yang sudah dibersihkan ke bagian lidah yang terluka.Pastikan Anda tidak menelan getah tersebut dan hindari cara ini jika Anda punya riwayat alergi lidah buaya.
4. Obat-obatan
Selain memanfaatkan bahan alami, tentu saja ada pilihan obat untuk sariawan di bawah lidah. Untuk mengatasi nyeri, Anda bisa memanfaatkan parasetamol atau ibuprofen.Meski obat-obatan pereda nyeri bisa diperoleh tanpa resep, pastikan tetap mengikuti aturan penggunaannya pada kemasan.Jika peradangan atau rasa sakit cukup parah, dokter mungkin meresepkan obat kortikosteroid. Selain obat minum, dokter mungkin memberikan obat topikal (oles) atau obat kumur.Meski sebagian besar stomatitis aphthosa pada lidah adalah sesuatu yang wajar dan tidak perlu dikhawatirkan, jangan ragu untuk pergi ke dokter jika Anda merasa khawatir karenanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....