Pembangunan Hijau China Dinilai Terus Melaju

  • 30 Sep 2026 17:16 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh – Sejarawan Australia John Queripel menilai pembangunan hijau China terus berkembang melalui penggunaan energi terbarukan, kendaraan listrik, dan sistem transportasi modern.

Queripel menyampaikan pandangan itu setelah lima kali mengunjungi China dalam satu dekade terakhir. Ia melihat perubahan besar di sejumlah kota, terutama dari semakin banyaknya kendaraan listrik yang memenuhi jalan.

Menurut Queripel, kondisi tersebut menunjukkan keseriusan China dalam menghadapi tantangan krisis ekologi global.

Transisi Energi Terus Berkembang

Queripel mengakui pertumbuhan ekonomi China selama puluhan tahun sempat memberikan tekanan terhadap lingkungan. Namun, dalam satu dekade terakhir, pemerintah China mulai menempatkan perlindungan lingkungan sebagai bagian penting dari agenda pembangunan.

Ia melihat perubahan itu melalui perkembangan energi terbarukan, produksi kendaraan listrik, serta program penghijauan dan pemulihan hutan.

“Di setiap kunjungan ke China, kita bisa melihat semakin banyak panel surya dan turbin angin berdiri di berbagai wilayah,” ujar Queripel.

Ia juga menilai transisi menuju energi bersih berlangsung konsisten. Menurutnya, China memiliki peluang besar untuk membangun sistem kelistrikan dengan porsi energi terbarukan yang semakin dominan.

Modernisasi dan Budaya Berjalan Bersama

Selain perkembangan lingkungan, Queripel mengamati upaya China mempertahankan warisan budaya di tengah modernisasi.

Dalam artikel opininya, ia menyebut tradisi berusia ribuan tahun masih memiliki pengaruh dalam proses penyusunan kebijakan. Pemerintah juga terus mengangkat warisan budaya dalam berbagai program pembangunan.

Selama berkunjung ke China, Queripel mengaku menikmati kekayaan budaya di sejumlah lokasi. Ia antara lain menginap di kawasan hutong Beijing, serta mengunjungi Kota Tua Pingyao, Prajurit Terakota, Gua Yungang, dan Kuil Gantung Hengshan.

Menurutnya, unsur sejarah dan budaya juga semakin sering muncul dalam film serta karya seni modern China.

Kereta Cepat Perkuat Transportasi Modern

Queripel turut menyoroti perkembangan transportasi umum China. Ia menyebut jaringan kereta cepat menjadi salah satu perubahan paling mencolok sejak kunjungan pertamanya pada 2016.

Jaringan kereta cepat China kini mencapai sekitar 50.000 kilometer. Angka tersebut lebih panjang dibandingkan total jaringan kereta cepat di negara-negara lain jika digabungkan.

“Perubahannya sangat besar. Bagi masyarakat China yang mengalaminya secara langsung, transformasi ini tentu terasa luar biasa,” katanya kepada Xinhua.

Queripel menilai perkembangan transportasi modern dan energi bersih menunjukkan arah pembangunan jangka panjang China. Transformasi tersebut juga mengubah kehidupan masyarakat sekaligus mendorong inovasi teknologi ramah lingkungan.

Sumber: Xinhua/ANTARA

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....