DPKPP Sungai Penuh Percepat Swasembada Pangan Berbasis Pertanian Modern

  • 27 Agt 2026 18:29 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh – Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kota Sungai Penuh menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan swasembada pangan berbasis Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS), Kamis 27 Agustus 2026.

Rakor yang digelar bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kota Sungai Penuh tersebut dibuka Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alpian, mewakili Wali Kota Sungai Penuh.

Kegiatan ini bertujuan memastikan keberlanjutan program percepatan swasembada pangan sekaligus merumuskan langkah strategis untuk pengembangannya. Salah satu fokus utama adalah percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) serta peningkatan kedisiplinan pelaporan kegiatan lapangan melalui aplikasi e-Pusluh.

Kepala DPKPP Kota Sungai Penuh, H. Suarman, MM, menegaskan bahwa swasembada pangan dapat segera diwujudkan apabila didukung strategi yang tepat dan kinerja seluruh pihak yang terlibat.

Menurutnya, sektor pertanian merupakan salah satu tulang punggung perekonomian sehingga membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten dan mampu menghadapi tantangan pertanian modern.

“Kami mendorong penyuluh dan petani untuk melakukan percepatan LTT. Penyuluh harus bersama-sama merapatkan barisan dalam melaporkan kegiatan di lapangan melalui aplikasi e-Pusluh,” ujar Suarman.

Ia menjelaskan, sejumlah langkah yang menjadi perhatian meliputi percepatan LTT, pengawalan dan optimalisasi Brigade Pangan (BP), akselerasi program Kementerian Pertanian, serta pelaporan kegiatan melalui e-Pusluh.

Suarman juga mengingatkan pentingnya implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pendayagunaan Penyuluh Pertanian dalam rangka percepatan swasembada pangan.

Ia menyebut, dengan adanya kebijakan tersebut, kinerja penyuluh akan semakin menjadi perhatian, termasuk capaian Luas Tambah Tanam.

Karena itu, koordinator penyuluh diminta memiliki target yang jelas dan membaginya kepada masing-masing penyuluh. Program tersebut juga diharapkan memberi perhatian khusus terhadap pengembangan tanaman padi sekaligus mendorong generasi muda untuk tertarik menekuni sektor pertanian.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen mengawal pelaksanaan program tersebut agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai. Koordinasi dengan Dinas Pertanian Provinsi Jambi juga akan terus dilakukan, terutama dalam sinkronisasi data agar tidak terjadi perbedaan antara data di daerah dan laporan yang disampaikan.

Rakor tersebut turut dihadiri Sekda Kota Sungai Penuh Alpian, Wakapolres Kerinci, Kasdim 0417/Kerinci, Kepala DPKPP Kota Sungai Penuh, Kabid Pertanian, Koordinator Balai Penyuluhan, serta kepala UPT terkait.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....