Tender RSUD Kerinci Rp137,5 Miliar Resmi Rampung

  • 02 Jun 2026 07:56 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh Kabar gembira datang bagi masyarakat Kabupaten Kerinci. Proses tender pembangunan dan renovasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kerinci senilai Rp137,5 miliar resmi rampung dengan ditetapkannya pemenang tender oleh Kementerian Kesehatan.

Berdasarkan Laporan Hasil Tender yang diterbitkan Biro Pengadaan Barang dan Jasa Kementerian Kesehatan pada 1 Juni 2026, paket pekerjaan konstruksi fisik pembangunan dan renovasi RSUD Kabupaten Kerinci dengan pagu anggaran Rp138,947 miliar telah menyelesaikan seluruh tahapan evaluasi dan menetapkan pemenang.

Dari hasil evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga, PT PP Urban (Urban-Penta KSO) ditetapkan sebagai pemenang tender dengan nilai penawaran terkoreksi sebesar Rp137.509.300.000.

Sementara itu, PT Hutama Karya (Persero) ditetapkan sebagai calon pemenang cadangan pertama dengan nilai penawaran Rp138.391.212.000. Adapun PT Nindya Karya (Persero) menjadi calon pemenang cadangan kedua dengan nilai penawaran Rp138.669.106.000.

Bupati Kerinci, Monadi, menyambut baik tuntasnya proses tender pembangunan RSUD yang selama ini dinantikan masyarakat. Ia menyebut penetapan pemenang tender menjadi langkah penting dalam mewujudkan fasilitas kesehatan yang lebih modern dan representatif di Kabupaten Kerinci.

“Alhamdulillah, kami menyambut dengan penuh rasa syukur atas ditetapkannya pemenang tender pembangunan RSUD Kabupaten Kerinci. Ini merupakan langkah besar dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Monadi.

Menurutnya, pembangunan RSUD Kerinci bukan sekadar pembangunan fisik gedung, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui layanan kesehatan yang lebih cepat, modern, dan berkualitas.

Pemerintah Kabupaten Kerinci, lanjut Monadi, akan terus mengawal pelaksanaan proyek strategis tersebut agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan memenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan, Biro Pengadaan Barang dan Jasa, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses tender yang berlangsung secara transparan dan akuntabel.

Dalam laporan hasil tender disebutkan bahwa sebelum penerbitan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ), Pejabat Penandatangan Kontrak akan melakukan reviu terhadap hasil tender guna memastikan seluruh tahapan pemilihan telah sesuai prosedur dan pemenang memiliki kemampuan melaksanakan pekerjaan sebagaimana kontrak yang akan ditandatangani.

Pembangunan dan renovasi RSUD Kabupaten Kerinci merupakan salah satu program strategis sektor kesehatan yang didukung pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan. Dengan nilai investasi hampir Rp139 miliar, proyek ini diharapkan mampu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, memperluas akses masyarakat terhadap layanan medis berkualitas, serta memperkuat sistem kesehatan di Kabupaten Kerinci.

Penetapan hasil tender tersebut dituangkan dalam laporan yang ditandatangani secara elektronik oleh Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Kementerian Kesehatan, Zulvia Dwi Kurnaini, pada 1 Juni 2026.

Dengan telah ditetapkannya pemenang tender, masyarakat Kerinci kini menaruh harapan besar agar pembangunan RSUD Kabupaten Kerinci segera dimulai dan dapat selesai sesuai target demi menghadirkan layanan kesehatan yang lebih prima bagi seluruh masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....