Narkotika Jadi Kejahatan Paling Dominan di Kerinci
- 26 Agt 2026 11:22 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh – Kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika menjadi salah satu kejahatan yang paling banyak terjadi dan masih menjadi tren di wilayah hukum Polres Kerinci. Bahkan, mayoritas penghuni ruang tahanan Polres Kerinci saat ini merupakan tersangka kasus narkotika.
Wakapolres Kerinci Kompol Gumuntar Aritonang mengatakan, sekitar 90 persen tahanan yang berada di sel Polres Kerinci merupakan tersangka perkara narkotika. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena pelaku maupun tersangka yang terlibat didominasi masyarakat dalam usia produktif.
Menurutnya, keterlibatan seseorang dalam tindak pidana narkotika umumnya berawal dari penyalahgunaan untuk konsumsi pribadi. Ketika kebutuhan untuk menggunakan narkotika semakin meningkat dan tidak mampu dipenuhi, sebagian pengguna kemudian beralih menjadi pengedar.
“Awalnya mereka sebagai pemakai. Karena kebutuhan untuk memakai tidak ada, akhirnya mereka menjadi pengedar,” ujar Kompol Gumuntar Aritonang, Rabu 26 Agustus 2026.
Ia menegaskan, kondisi tersebut menunjukkan bahwa penyalahgunaan narkotika tidak hanya berdampak terhadap kesehatan dan masa depan pengguna, tetapi juga dapat mendorong seseorang terlibat dalam jaringan peredaran narkotika.
Wakapolres Kerinci juga mengimbau masyarakat, khususnya keluarga dan orang-orang terdekat, untuk tidak menutup mata apabila menemukan adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar.
Masyarakat diminta segera melaporkan informasi tersebut kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Kalau ada informasi terkait penyalahgunaan narkotika, segera laporkan. Tentunya akan kami tindak lanjuti sesuai aturan,” tegasnya.
Polres Kerinci berharap keterlibatan aktif masyarakat dapat membantu memutus mata rantai penyalahgunaan dan peredaran narkotika, sekaligus mencegah semakin banyak generasi usia produktif terjerumus dalam tindak pidana narkotika.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....