Diduga Dianiaya, Mata Galang Tak Bisa Melihat
- 22 Mei 2026 16:12 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh – Nasib pilu dialami Galang Saputra (12), siswa asal Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh. Bocah tersebut kini harus menjalani perawatan di rumah setelah mengalami cedera serius pada mata kanan akibat diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga anak di bawah umur.
Peristiwa itu terjadi pada Maret 2026 lalu. Saat itu, Galang sedang mengendarai sepeda motor. Di tengah perjalanan, korban diduga diadang oleh tiga pelaku yang juga masih berusia anak-anak dan mengendarai sepeda motor.
Tidak lama kemudian, para pelaku diduga melempar korban menggunakan benda keras hingga mengenai mata kanan Galang. Akibat benturan tersebut, saraf mata korban mengalami keretakan dan kini tidak lagi dapat berfungsi.
“Anak saya terkena di mata kanan. Kata dokter, saraf matanya retak dan sekarang sudah tidak bisa melihat lagi,” ujar ibu korban, Setiawati, saat ditemui di kediamannya, Rabu 20 Mei 2026.
Tidak hanya mengalami cedera pada mata, Galang juga menderita luka berat akibat terjatuh dari sepeda motor usai kejadian. Jempol kaki korban dilaporkan putus karena benturan saat kecelakaan terjadi.
Sejak insiden itu, kondisi Galang belum pulih sepenuhnya. Ia masih menjalani perawatan di rumah dan belum dapat beraktivitas seperti biasa. Cedera yang dialaminya juga membuat Galang tidak dapat mengikuti ujian sekolah.
Kondisi tersebut menambah kesedihan keluarga. Selain harus memikirkan biaya pengobatan, keluarga juga khawatir Galang tertinggal dalam proses pendidikannya.
Keluarga berharap para pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya dan proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku meski para terduga pelaku masih di bawah umur.
“Kasusnya sekarang sedang ditangani pihak kepolisian,” jelas Setiawati.
Selain itu, keluarga juga berharap adanya perhatian dari pihak terkait agar Galang mendapatkan penanganan medis yang maksimal serta dukungan untuk melanjutkan pendidikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....