Sebar Hoaks Daging Kerbau, Wanita Diamankan Polisi

  • 14 Jun 2025 15:04 WIB
  •  Sungaipenuh

KBRN, Sungai Penuh: Seorang wanita asal Desa Koto Lanang, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, diamankan pihak kepolisian setelah diduga menyebarkan informasi bohong melalui media sosial Facebook. Akun bernama Eka Jode memposting unggahan yang menyebut ada warga menjual daging kerbau dari hewan yang sudah mati (bangkai).Unggahan tersebut berbunyi:

"Hati-hati ya, orang Koto Lanang ada yang jual daging kerbau yang sudah mati lalu tidak mau rugi. Dia jual bangkai kerbau tersebut. Berarti dia makan uang beli bangkai kerbau. Itu hati-hati yang beli daging kerbau."

Unggahan itu memicu keresahan masyarakat, hingga Unit Reskrim Polsek Air Hangat Timur, Polres Kerinci, melakukan tindakan cepat dengan mengamankan pemilik akun yang diketahui bernama Eka Siswanti (43 tahun).

Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP Very Prasetyawan, membenarkan penanganan kasus ini. Dari hasil klarifikasi, Eka Siswanti mengaku bahwa unggahan tersebut tidak berdasar, melainkan dilatarbelakangi oleh perselisihan pribadi di media sosial. Ia mengaku menyesal dan meminta maaf secara terbuka.

"Unggahan itu dibuat karena emosi sesaat akibat masalah pribadi. Yang bersangkutan telah meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulanginya," ujar AKP Very, Sabtu (14/6/2025).

Pihak Polsek Air Hangat Timur memediasi proses klarifikasi dan permintaan maaf terbuka dari pelaku, yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Iptu Kasmar K, didampingi Aipda Feri Handoko, S.H. dan Briptu Rendi Rama Dista.

AKP Very juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi bohong yang belum diverifikasi kebenarannya.

"Penyebaran hoaks adalah pelanggaran hukum yang bisa menimbulkan keresahan masyarakat. Kami akan terus melakukan pemantauan dan edukasi tentang penggunaan media sosial secara bijak," tegasnya.

Polres Kerinci menekankan pentingnya literasi digital agar media sosial tidak menjadi sarana penyebaran kebencian maupun informasi palsu yang merugikan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....