Benarkah Kucing Bisa Merasakan Perubahan Cuaca? Ini Penjelasan Sains

  • 13 Sep 2026 12:26 WIB
  •  Sungaipenuh
Poin Utama
  • Indra kucing sangat peka terhadap suara, aroma, suhu, dan perubahan lingkungan.

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Kucing dikenal sebagai hewan yang memiliki indra cukup peka. Karena itu, muncul anggapan bahwa kucing dapat mengetahui perubahan cuaca sebelum manusia menyadarinya.

Sebagian pemilik kucing mungkin pernah melihat perilaku hewan peliharaannya berubah ketika hujan akan turun. Kucing bisa menjadi lebih tenang, mencari tempat berlindung, atau justru terlihat lebih aktif dari biasanya.

Fenomena tersebut kemudian memunculkan mitos bahwa kucing mampu memprediksi hujan atau perubahan cuaca. Namun, apakah anggapan itu benar secara ilmiah?

Indra Kucing Sangat Peka

Kucing memang memiliki kemampuan sensorik yang lebih sensitif dibandingkan manusia. Hewan ini dapat menangkap suara, aroma, serta perubahan lingkungan dengan cukup baik.

Kepekaan tersebut memungkinkan kucing merespons kondisi di sekitarnya. Perubahan tekanan udara, kelembapan, suhu, hingga suara tertentu dapat memengaruhi perilaku mereka.

Ketika kondisi lingkungan mulai berubah sebelum hujan, kucing mungkin menunjukkan respons tertentu. Namun, hal tersebut tidak berarti kucing benar-benar dapat meramalkan cuaca seperti manusia menggunakan alat meteorologi.

Bukan Meramal, tetapi Merespons Lingkungan

Secara ilmiah, perilaku kucing sebelum hujan lebih tepat disebut sebagai respons terhadap perubahan lingkungan.

Sebelum hujan turun, sejumlah kondisi atmosfer dapat mengalami perubahan. Tekanan udara, kelembapan, suhu, dan kondisi angin dapat berubah secara bertahap.

Kucing yang memiliki indra sensitif berpotensi merasakan perubahan tersebut lebih cepat. Responsnya kemudian dapat terlihat melalui perubahan aktivitas atau kebiasaan.

Misalnya, kucing dapat mencari tempat yang lebih hangat ketika suhu lingkungan menurun. Mereka juga bisa menjadi lebih waspada ketika mendengar suara petir dari kejauhan.

Apakah Kucing Bisa Tahu Akan Terjadi Hujan?

Jawabannya tidak sesederhana mitos yang beredar.

Kucing kemungkinan dapat mendeteksi sejumlah tanda lingkungan yang biasanya muncul bersamaan dengan perubahan cuaca. Namun, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa kucing memiliki kemampuan khusus untuk memprediksi cuaca secara akurat.

Dengan kata lain, kucing bukan peramal cuaca.

Perilaku mereka lebih berkaitan dengan kemampuan tubuh dalam menerima rangsangan dari lingkungan. Karena itu, perubahan tingkah laku kucing tidak bisa dijadikan alat untuk memastikan hujan akan turun.

Mengapa Kucing Terlihat Berbeda Saat Cuaca Berubah?

Ada beberapa kemungkinan yang dapat menjelaskan perubahan perilaku tersebut. Salah satunya adalah perubahan suhu lingkungan.

Kucing dapat mencari lokasi yang lebih nyaman ketika suhu berubah. Mereka juga dapat mengubah pola tidur atau aktivitasnya sesuai kondisi lingkungan.

Selain itu, suara gemuruh, angin, atau petir juga dapat membuat kucing merasa terganggu. Hewan yang lebih sensitif terhadap suara mungkin menunjukkan respons lebih jelas.

Namun, respons setiap kucing dapat berbeda. Faktor usia, kondisi kesehatan, lingkungan tempat tinggal, dan karakter masing-masing kucing juga dapat memengaruhi perilakunya.

Jadi, Mitos atau Fakta?

Anggapan bahwa kucing bisa mengetahui perubahan cuaca memiliki sedikit dasar dari sisi biologis. Kucing memang mempunyai indra yang sensitif dan mampu merespons perubahan lingkungan.

Namun, menyebut kucing mampu memprediksi cuaca secara akurat merupakan klaim yang belum didukung bukti ilmiah yang kuat.

Jadi, jika kucing tiba-tiba bersembunyi atau berubah perilaku sebelum hujan, hal tersebut lebih tepat dipahami sebagai respons terhadap kondisi lingkungan.

Kucing mungkin lebih cepat menyadari perubahan di sekitarnya. Akan tetapi, untuk mengetahui apakah hujan benar-benar akan turun, prakiraan cuaca tetap menjadi rujukan yang lebih dapat diandalkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....