Film Mantagi Air dan Manusia Angkat Pentingnya Kelestarian Air
- 08 Sep 2026 13:23 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Film Mantagi Air dan Manusia mengangkat hubungan erat manusia dengan air sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian sumber air dan lingkungan.
Film yang digarap dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat tersebut sebelumnya melalui proses riset dan diskusi yang melibatkan aktivis lingkungan, penulis, sastrawan, sejarawan, hingga akademisi Universitas Gadjah Mada.

Proses pengembangan film diawali melalui Focus Group Discussion (FGD) pada Januari 2025. Tahapan tersebut kemudian dilanjutkan dengan workshop film yang menghadirkan aktor-aktor lokal dari sejumlah daerah di Provinsi Jambi.
Film Mantagi Air dan Manusia menceritakan hubungan manusia dengan air dari wilayah hulu hingga hilir. Perjalanan cerita dimulai dari Kabupaten Kerinci, kemudian Kabupaten Merangin, Muaro Jambi, hingga berakhir di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan kawasan Laut Cina Selatan.
Menariknya, para pemeran dalam film ini merupakan aktor lokal dari daerah yang menjadi bagian dari perjalanan cerita. Keterlibatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi talenta daerah untuk menunjukkan kemampuan mereka di bidang seni peran dan perfilman.
Selain mengangkat isu lingkungan, film ini juga memperkuat unsur budaya melalui musik tradisional. Garapan musiknya mengambil inspirasi dari kekayaan musik daerah mulai dari Kerinci hingga Tanjung Jabung Timur.

Soundtrack utama film Mantagi Air dan Manusia juga mendapat dukungan dari musisi Indonesia, Dewa Budjana, gitaris grup band Gigi, bersama Bahri Utami.
Film Mantagi Air dan Manusia sebelumnya telah diputar sejak Februari 2026, diawali dengan pemutaran perdana di Taman Budaya Jambi. Selanjutnya, pemutaran dilakukan di sejumlah sekolah di Kabupaten Muaro Jambi dan Kota Jambi hingga Agustus 2026.
Tim produksi berharap film tersebut dapat terus diputar dan menjangkau masyarakat di berbagai daerah. Setelah Jambi, pemutaran direncanakan berlanjut ke Sumatera Barat dan Pulau Jawa.
Melalui film ini, masyarakat diajak memahami pentingnya air sebagai sumber kehidupan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....