Drama Bakahak: Peran Tegane dalam Penyelesaian Masalah Adat Rio Jayo

  • 30 Jun 2026 11:17 WIB
  •  Sungaipenuh

Rri.co.id, Sungai Penuh, 30 Juni 2026 – Dalam rangka melestarikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Kerinci, khususnya di wilayah Luhah Rio Jayo, akan digelar pementasan drama berjudul “Bakahak: Peran Tagane dalam Penyelesaian Masalah”. Pertunjukan ini dijadwalkan berlangsung pada malam Selasa, 30 Juni 2026, pukul 20.00 WIB, bertempat di Gelanggeng Luhah Rio Jayo.

Drama Bakahak mengangkat kisah tentang proses penyelesaian perselisihan atau masalah dalam masyarakat adat sungai penuh yang mengedepankan musyawarah, keadilan, dan kearifan tradisional. Inti cerita menyoroti peran penting Tagane—sebagai pemimpin dan penengah yang dihormati—dalam mendamaikan pihak-pihak yang berselisih demi menjaga keharmonisan antarwarga dan kesatuan adat.

Berikut adalah susunan pemeran yang akan menghidupkan kisah tersebut:

- Dpt. Deka Musrizal berperan sebagai Tuwo Luo (Tagane)

- Elis Mawati Malik dan Evi Yusna berperan sebagai Tino Tuo dan Tino Utoih

- Eni Mariati berperan sebagai Tangandok (Indouk Supeak)

- Tresia Devi berperan sebagai Supeak

- Ayu Lestari berperan sebagai Tangeneak (Indouk Sitai)

- Reni Susanti berperan sebagai Sitai

- Rini, Oktifa, dan Naria berperan sebagai Kantoi Supeak dan Sitai

Pementasan ini diselenggarakan sebagai upaya menjaga warisan budaya lisan dan pertunjukan tradisional agar tidak punah, sekaligus mengingatkan kembali kepada masyarakat akan pentingnya menyelesaikan segala perselisihan melalui jalan damai sesuai aturan adat yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Panitia penyelenggara mengundang seluruh warga masyarakat Luhah Rio Jayo dan sekitarnya untuk hadir menyaksikan pertunjukan ini. Diharapkan melalui drama ini, generasi muda semakin memahami dan mencintai identitas budaya sungai penuh, serta menerapkan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....