Keutamaan Membahagiakan Anak Yatim
- 17 Sep 2026 16:02 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Dalam Islam, anak yatim bukan sekadar anak yang kehilangan orang tua, melainkan bagian dari amanah besar yang dititipkan kepada masyarakat. Anak yatim adalah ujian keimanan dan empati, serta peluang amal yang terbuka luas bagi siapa pun yang ingin dekat dengan surga dan RRasulullah SAW. Ustadz Sijum dalam Mutiara Pagi, menyampaikan membahagiakan anak yatim adalah tindakan mulia yang mendatangkan banyak keberkahan. Berikut adalah 4 keutamaan membahagiakan anak yatim, Kamis, 17 September 2026.
- Meraih Peluang Menjadi Teman Rasulullah SAW,
- Pengasuh Anak Yatim Dijamin Masuk Surga,
- Memperoleh Pertolongan dari Allah SWT,
- Menghindarkan dari siksa Akhirat.
Selanjut Ustadz Sijum menyampaikan Tausiyah bahwa anak yatim menjadi salah satu golongan orang yang paling diperhatikan oleh Allah SWT. Jalaluddin Rakhmat menyebutkan dalam bukunya yang berjudul Islam Alternatif, bahkan Allah SWT menyebutkan kata "yatim" dan turunannya sebanyak 23 kali dalam Al-Qur'an. Golongan orang yang termasuk dalam anak yatim inilah yang menjadi misi penting menurut Islam. Yakni salah satu misi penting Islam adalah membela, menyelamatkan, membebaskan, melindungi, dan memuliakan kelompok duafa atau mustadh'afin (yang lemah dan dilemahkan). Selain itu anak yatim menurut Islam juga harus diperlakukan dengan sangat baik. Bahkan memeliharanya dapat mendatangkan banyak pahala dan rahmat dari Allah SWT. Hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Thabrani mengatakan bahwa mengusap kepala anak yatim sudah dihitung sebagai satu ibadah yang dapat melembutkan kekerasan hati.
"Barang siapa meletakkan tangannya di atas kepala anak yatim dengan penuh kasih sayang, maka Allah akan menuliskan kebaikan pada setiap lembar rambut yang disentuh tangannya." (HR Ahmad dan Thabrani) Bahkan, Allah SWT menjanjikan surga bagi siapa saja yang mau merawat anak yatim dengan penuh kasih sayang. Rasulullah SAW bersabda,
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....