Kenapa Kita Sering Ingin Makanan Manis saat Kurang Bersemangat?
- 09 Agt 2026 14:11 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Pernah merasa tiba-tiba ingin makan cokelat, kue, permen, atau minum minuman manis ketika tubuh terasa lelah dan semangat menurun? Kondisi ini cukup umum terjadi. Keinginan terhadap makanan manis sering muncul karena tubuh dan otak membutuhkan sumber energi yang cepat.
Gula dalam makanan manis dapat diubah menjadi glukosa, yang merupakan salah satu sumber energi utama bagi tubuh dan otak. Ketika kita belum makan cukup, terlalu lama beraktivitas, atau merasa kelelahan, tubuh dapat mencari sumber energi yang mudah digunakan. Makanan dan minuman manis kemudian terasa sangat menggoda.
Selain memberikan energi dengan cepat, rasa manis juga dapat memberikan sensasi menyenangkan. Konsumsi makanan yang terasa nikmat dapat merangsang sistem penghargaan di otak sehingga suasana hati untuk sementara bisa terasa lebih baik. Karena itu, sebagian orang terbiasa mencari makanan manis ketika sedang stres, bosan, atau kurang bersemangat.
Namun, keinginan makan manis tidak selalu berarti tubuh sedang kekurangan gula. Kurang tidur, pola makan yang tidak teratur, stres, hingga kebiasaan mengonsumsi makanan manis juga dapat membuat seseorang lebih sering menginginkannya.
Makanan manis memang dapat memberikan dorongan energi secara cepat, tetapi efeknya tidak selalu bertahan lama. Setelah gula darah meningkat, tubuh akan mengaturnya kembali. Karena itu, jika ingin menjaga energi tetap stabil, sebaiknya tidak hanya mengandalkan makanan atau minuman tinggi gula.
Pilihan yang lebih baik adalah mengonsumsi makanan dengan kombinasi karbohidrat, protein, serat, dan cukup cairan. Misalnya, pisang dengan telur, roti gandum dengan telur, buah dengan yoghurt, atau nasi dengan lauk bergizi.
Jadi, ketika semangat sedang turun, menikmati sesuatu yang manis sesekali boleh saja. Namun, jangan menjadikan gula sebagai satu-satunya cara untuk mengatasi rasa lelah. Tidur yang cukup, makan teratur, minum air yang cukup, dan bergerak aktif tetap menjadi bagian penting untuk menjaga tubuh dan pikiran tetap bugar.
Pada akhirnya, rasa manis mungkin bisa memberi “semangat cepat”, tetapi energi yang tahan lama tetap berasal dari pola hidup yang seimbang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....