di Balik Lampu Ruang Perawatan, RSUD MH Thalib Mulai Berbenah

  • 12 Mei 2026 08:28 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh — Di sebuah ruangan rumah sakit yang tetap sibuk bahkan ketika malam mulai larut, sejumlah tenaga kesehatan tampak bergerak cepat memastikan pelayanan tetap berjalan. Tidak ada waktu untuk lengah. Sebab bagi rumah sakit, pelayanan tidak mengenal jam kerja.

Kesadaran itulah yang kini mendorong Pemerintah Kota Sungai Penuh terus melakukan pembenahan di RSUD MH Thalib. Di bawah arahan Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut mulai memperkuat sistem pelayanan agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran layanan kesehatan yang cepat, sigap, dan manusiawi.

Salah satu langkah yang kini menjadi perhatian ialah diterapkannya sistem Management on Duty (MoD) atau Manajemen Tugas Perawat. Sistem ini bukan sekadar pola kerja baru, melainkan bentuk pengawasan pelayanan secara langsung selama 24 jam penuh.

Melalui sistem tersebut, petugas yang ditunjuk akan berkeliling memantau setiap unit pelayanan rumah sakit. Mereka memastikan tenaga kesehatan tetap siaga, pelayanan berjalan sesuai prosedur, hingga mendengar langsung berbagai keluhan pasien maupun keluarga pasien.

Di tengah meningkatnya harapan masyarakat terhadap kualitas layanan kesehatan, langkah ini menjadi jawaban bahwa rumah sakit tidak ingin lagi hanya hadir sebagai tempat berobat, tetapi juga sebagai tempat yang memberi rasa aman dan kepedulian.

Direktur RSUD MH Thalib, dr. Rofi Irman, mengatakan penerapan sistem MoD dilakukan agar setiap persoalan yang muncul di lapangan dapat segera diketahui dan ditangani tanpa harus menunggu lama.

“Pelayanan rumah sakit berjalan selama 24 jam. Karena itu pengawasan juga harus dilakukan secara maksimal agar masyarakat benar-benar mendapatkan pelayanan yang baik dan cepat,” ujarnya, Selasa 12 Mei 2026.

Bagi masyarakat, hal yang paling dirasakan dari pelayanan rumah sakit bukan hanya soal tindakan medis, tetapi juga perhatian dan kecepatan respons saat dibutuhkan. Tidak sedikit pasien yang datang dengan rasa cemas, sementara keluarga berharap ada kepastian dan penanganan yang sigap.

Karena itu, keberadaan petugas MoD dinilai menjadi jembatan penting antara manajemen rumah sakit dan kebutuhan pasien di lapangan. Ketika ada kendala pelayanan, keterlambatan penanganan, atau keluhan keluarga pasien, semuanya dapat langsung dipantau dan dicarikan solusi.

Pembenahan yang dilakukan RSUD MH Thalib juga menjadi bagian dari upaya besar Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan. Tidak hanya memperbaiki sistem kerja, pemerintah juga terus mendorong peningkatan kedisiplinan, profesionalitas tenaga kesehatan, hingga pembenahan fasilitas pelayanan.

Perubahan memang tidak selalu bisa terlihat dalam waktu singkat. Namun langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten menjadi tanda bahwa pembenahan sedang berjalan.

Di balik lorong rumah sakit yang tetap terang sepanjang malam, ada harapan yang perlahan tumbuh — bahwa pelayanan kesehatan yang lebih baik bukan lagi sekadar janji, melainkan sesuatu yang sedang diupayakan dengan sungguh-sungguh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....